MAKALAH MANAJEMEN FARMASI DASAR-DASAR MANAJEMEN



MAKALAH MANAJEMEN FARMASI
DASAR-DASAR MANAJEMEN

DOSEN PEMBIMBING: YULYUSWARNI, S.Si., Apt., M.Kes
DISUSUN OLEH          : DEVINA AMAYLIA (1648401007)




PROGRAM STUDI D III FARMASI
POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG
2017/2018
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-NYA, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini penulis beri judul ”Dasar-Dasar Manajemen”. Di dalam penyusunan Makalah ini, penulis menyadari dengan sepenuh hati akan kurang sempurnanya makalah ini, mengingat tingkat kemampuan serta pengalaman penulis belum luas. Namun demikian, penulis akan berusaha keras untuk menyusun makalah ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca.
Terimakasih.

Bandar Lampung, 3 Maret 2018


Penyusun

















DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii
BAB 1 PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang..................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah................................................................................. 2
C.     Tujuan Penulisan ................................................................................. 2
D.    Manfaat Penulisan................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
A.    PENGERTIAN MANAJEMEN.......................................................... 3
B.     FUNGSI MANAJEMEN .................................................................... 4
C.     TUJUAN MANAJEMEN.................................................................... 6
D.    PRINSIP MANAJEMEN.................................................................... 6
E.     MANFAAT MENEJEMEN................................................................. 7
F.      JENIS MANAJEMEN......................................................................... 7
G.    UNSUR MANAJEMEN...................................................................... 9
BAB III PENUTUP
A.    KESIMPULAN ................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA










BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Didalam ilmu manajemen kita mengenal mengenai proses pengendalian dan pengawasan, yang mana proses ini memiliki peranan yang penting dalam terlaksananya proses manajemen secara keseluruhan.
Fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Staffing, Leading,and Controlling. Fungsi pengendalian berperan untuk mendeteksi deviasi atau kelemahan yang perbaikan terhadapnya menjadi umpan balik dari suatu kegiatan yang dimulai dari tahap perencanaan hingga tahap pelaksanaan. Hal-hal yang dicakup dalam fungsi pengawasan adalah menciptakan standar atau kriteria, membandingkan hasil monitoring dengan standar, melakukan perbaikan atas deviasi atau penyimpangan, merevisi dan menyesuaikan metode pengendalian sebagai respon atas hasil pengendalian dan perubahan kondisi, serta mengkomunikasikan dan penyesuaian tersebut ke seluruh proses manajemen.
Dalam pendidikan, manajemen itu dapat diartikan sebagai aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya. Dipilih manajemen sebagai aktivitas, bukan sebagai individu, agar konsisten dengan istilah administrasi dengan administrator sebagai pelaksananya dan supervisi dengan supervisor sebagai pelaksananya. Kepala sekolah misalnya bisa berperan sebagai administrator dalam mengemban mis atasan, sebagai manajer dalam memadukan sumber-sumber pendidikan, dan sebagai supervisor dalam membina guru-guru pada proses belajar mengajar.




B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian manajemen?
2.      Apa fungsi manajemen?

C.    Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui pengertian manajemen
2.      Untuk mengetahui fungsi manajemen

D.    Manfaat Penulisan
1.      Dapat dijadikan sebagai sumber informasi terkait pemahaman mengenai system pengendalian dan pengawasan
2.      Dapat dijadikan sebagai proses pembelajaran di dalam penulisan ilmiah




















BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN MANAJEMEN
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménajemen, yang memiliki arti “seni” melaksanakan dan mengatur. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiere yang berarti “mengendalikan”, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti seni melaksanakan dan mengatur.
Pengertian manajemen menurut para ahli :
a.      George. R.Terry
Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata.
b.      Mary Parker Follet
Manajemen adalah sebuah seni atau management is an art. Setiap pekerjaan mampu diselesaikan oleh orang lain.
c.       James A.F Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi yang lain agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
d.      Lawrence A. Appley
Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.
e.       Wilson Bangun 
Manajemen adalah rangkaian aktivitas-aktivitas yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk mencapai tujuannya.
f.        Koontz
Manajemen adalah seni yang paling produktif selalu didasarkan pada pemahaman terhadap ilmu yang mendasarinya.

 

 

g.      Oey Liang Lee
Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan.
h.      Ricky W. Griffin
Manajemen merupakan proses perencanaan/planning, pengorganisasian, pengkoordinasisasian, serta pengontrolan setiap sumber daya yang ada guna mencapai tujuan yang ditentukan secara efektif dan efisien.
i.        Federick Winslow Taylor
Manajemen adalah sebuah percobaan yang dilakukan secara sungguh-sungguh guna menghadapi setiap persoalan yang muncul dalam setiap kepemimpinan perusahaan/organisasi lain/ setiap sistem kerjasama yang dilakukan setiap manusia dengan sikap serta jiwa seorang sarjana serta penggunaan alat-alat perumusan.

B.     FUNGSI MANAJEMEN
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan berada dalam proses manajemen yang menjadi patokan bagi manejer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Fungsi Manajemen secara Umum :
a.      Fungsi Perencanaan (Planning) 
Perencanaan/planning adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk membuat tujuan perusahaan dengan berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang ingin diraih. Perencanaan merupakan cara terbaik dalam mengejar dan membuat tujuan perusahaan dapat tercapai karna perencanaan merupakan proses bagian dari fungsi manajemen yang penting karna tanpa perencanaan fungsi-fungsi manajemen berikutnya tidak dapat berjalan.
Tugas dari planning atau perencanaan antara lain :
·         Meramalkan untuk waktu mendatang. 
·         Membuat sasaran dan target. 
·         Membuat rencana dari urutan-urutan kegiatan yang dibutuhkan dalam pencapaian target. 
·         Mengatur urutan-urutan waktu dalam pelaksanaan. 
·         Menyusun rencana anggaran biaya.
b.      Fungsi Pengorganisasian (Organizing) 
Pengorganisasian/organizing adalah membagi suatu kegiatan besar menjadi suatu kegiatan-kegiatan kecil dengan membagi dalam setiap tugas agar tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah.
Kegiatan menghubungkan dan mengatur pekerjaan sehingga dapat dilaksanakan dengan lebih efisien dan efektif antara lain :
·      Desain struktur organisasi.
·      Menentukan job description dari tiap-tiap jabatan guna meraih sasaran organisasi. 
·      Mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab, menetapkan pertangungjawaban dari hasil yang dicapai. 
·      Menetapkan hubungan yang dapat membedakan antara atasan dan staff. 
·      Mendeskripsikan berbagai hal yang dianggap lebih efektif sehubungan dengan adanya pemanfaatan sumber daya manusia untuk meraih tujuan perusahaan.
c.       Fungsi Pengarahan (Directing)
Pengarahan/directing adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua anggota kelompok untuk berusaha mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
Fungsi pengarahan serta implementasi memiliki tugas sebagai berikut :
·         Menginflementasikan proses pembimbingan, kepemimpinan, serta pemberian motivasi untuk tenaga kerja.
·         Memberikan penjelasan dan tugas yang teratur tentang mengenai pekerjaan.
·         Menjelaskan kebijakan-kebijakan yang sebelumnya sudah ditetapkan.


d.      Mengawasi (Controlling)
Proses pengawasan dan pengendalian dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan-kegiatan yang direncanakan, diterapkan, dan diorganisasikan dapat berjalan dengan lancar.
Fungsi pengawasan memiliki tugas sebagai berikut :
·         Mengevaluasi sebuah keberhasilan dalam meraih tujuan serta target bisnis yang sesuai tolak ukur yang ditentukan.
·         Mengambil langkah-langkah klarifikasi serta koreksi dari keanehan yang kemungkinan dapat ditemukan.
·         Membuat alternatif solusi-solusi pada saat terdapat masalah yang rumit terkait dengan terhalangnya pencapaian tujuan.

C.    TUJUAN MANAJEMEN
·         Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang kita pilih secara efektif dan efisien.
·         Mengevaluasi kinerja, meninjau, dan mengkaji ulang situasi serta melakukan berbagai penyesuaian dan koreksi jika terdapat penyimpangan di dalam pelaksanaan strategi.
·         Senantiasa memperbaharui strategi yang kita rumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal.
·         Senantiasa meninjau kembali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman peluang yang ada.
·         Senantiasa melakukan inovasi atas kegiatan sehingga kita hidup kita lebih teratur.

D.    PRINSIP MANAJEMEN
Menurut Henry Fayol prinsip dasar manajemen secara umum yaitu:
·         Pembagian kerja (division of work)
·         Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
·         Disiplin (discipline)
·         Kesatuan perintah (unity of command)
·         Kesatuan pengarahan (unity of direction)
·         Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
·         Pembayaran upah yang adil (renumeration)
·         Pemusatan (centralisation)
·         Hirarki (hierarchy)
·         Tata tertib (order)
·         Keadilan (equity)
·         Stabilitas kondisi karyawan (stability of tenure of personnel)
·         Inisiatif (Inisiative)
·         Semangat kesatuan


E.     MANFAAT MENEJEMEN
Fungsi manajemen yang dijalankan secara sistematis dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
·         Membantu manajer dan para anggota untuk merancang strategi melalui pendekatan yang lebih sistematis, rasional, dan efektif.
·         Mendapatkan hasil yang maksimal melalui proses yang menyeluruh. Proses tersebut tentunya harus dilaksanakan sesuai dengan fungsi manajemen.
·         Manajemen akan memudahkan kita untuk menyajikan kerangka kerja untuk jangka pendek maupun jangka panjang sehingga target pun akan lebih mudah untuk ditentukan.
·         Membantu proses alokasi sumber daya yang efektif.
·         Mendorong tumbuhnya sikap profesional dalam diri setiap anggota organisasi yang diberikan kepercayaan untuk melaksanakan tugas.

F.     JENIS MANAJEMEN
Berdasarkan bidang organisasinya, jenis-jenis manajemen dibagi menjadi beberapa kategori yaitu :
1.      Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan memfokuskan berdasarkan fungsinya untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis sebuah perusahaan dapat tetap berjalan sesuai target dengan biaya yang ekonomis.
Tugas utama manajer keuangan di antaranya adalah merencanakan asal pembiayaan operasional perusahaan, serta bagaimana modal tersebut dialokasikan agar dapat memenuhi aktivitas perusahaan.
2.      Pengertian Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran menganalisis kebutuhan konsumen serta menetapkan strategi yang cocok untuk diterapkan pada konsumen sasaran.
Kompetensi umum yang harus dimiliki staf manajemen pemasaran di antaranya adalah manajemen merk, pemasaran melalui internet, serta manajemen pembelian dan penjualan.
3.      Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia dijalankan berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan terbaik untuk melaksanakan tugas-tugas di perusahaan.
Mereka yang duduk dalam manajemen SDM berkewajiban untuk memastikan bahwa orang-orang yang mereka pilih memiliki kemampuan sesuai dengan syarat-syarat yang telah diajukan sebelumnya.
4.      Pengertian Manajemen Strategi
Manajemen strategi berkaitan dengan struktur manajemen teratas, yakni pemimpin atau yang biasa disebut dengan manajer.
Tugas manajemen strategi adalah menentukan perencanaan, pengarahan, dan pengawasan terhadap seluruh aktivitas perusahaan.
5.      Pengertian Manajemen Pendidikan
Manajemen pendidikan merupakan proses pelaksanaan fungsi perencanaan, pengarahan, dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berkaitan dengan bidang pendidikan.
Tujuan dari manajer pendidikan adalah mewujudkan pelaksanaan aktivitas pendidikan yang efektif dan sesuai dengan target.
6.      Pengertian Manajemen Operasional
Manajemen operasional terfokus pada aktivitas produksi barang dan jasa. Di samping itu, manajemen operasional juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan operasional bisnis yang efektif dan efisien.
Manajer operasional memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengelola material, tenaga kerja, serta energi menjadi output atau hasil yang berbentuk barang dan jasa.
7.      Pengertian Manajemen Produksi
Meskipun namanya manajemen produksi, namun bidang yang satu ini tidak bertanggung jawab atas produksi barang dan jasa perusahaan. Manajemen produksi bertanggung jawab atas hasil produk yang sesuai dengan standar pasar dan selera konsumen. Di samping itu, seorang manajer produksi juga bertugas untuk memastikan bahwa teknik produksi yang diterapkan seperti material, lokasi pembuatan, hingga hasil akhir produk tetap efisien tanpa mengurangi kualitas produk itu sendiri.

G.    UNSUR MANAJEMEN
1.      Man (Sumber daya Manusia)
Unsur manajemen yang paling vital adalah sumber daya manusia. Manusia yang membuat perencanaan dan mereka pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan tersebut. Tanpa adanya sumber daya manusia maka tidak ada proses kerja, sebab pada prinsip dasarnya mereka adalah makhluk pekerja.
2.      Money (uang)
Perusahaan dalam menjalankan seluruh aktifitas sehari-harinya tidak akan bisa terlepas dari biaya yang diukur dengan satuan sejumlah uang. Dengan ketersediaan uang atau dana yang memadai maka manajemen perusahaan akan lebih leluasa dalam melakukan sejumlah efisiensi untuk mencapai tujuan akhir perseroan yaitu memperoleh laba yang maksimal.
Pembelian bahan material atau bahan baku nilainya akan jauh lebih murah jika dilakukan dengan pembayaran tunai begitu pula dengan jumlah atau quantity, semakin banyak quantity yang dipesan maka secara otomatis akan mendapatkan jumlah harga discount khusus dari vendor. 
3.      Materials (bahan baku)
Ketersediaan bahan baku atau material sangat vital dalam proses produksi. Tanpa bahan baku perusahaan manufaktur tidak bisa mengolah sesuatu untuk dijual. Dibutuhkan tenaga ahli untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi. Sumber Daya Manusia dan bahan baku sangat berkaitan erat satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan.
4.      Machines (Peralatan Mesin)
Untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi dibutuhkan seperangkat mesin dan peralatan kerja. Dengan adanya mesin maka waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi akan semakin cepat dan efisien.
Disamping efisien, tingkat kesalahan manusia atau human error dapat diminimalisir, namun dibutuhkan sumber daya yang handal dan bahan baku yang berkualitas untuk memperoleh hasil yang maksimal.
5.      Methods (metode) 
Dalam menerapkan manajemen untuk mengelola sejumlah unsur-unsur diatas dibutuhkan suatu metode atau standard opartional prosedure yang baku.
Setiap divisi di dalam perusahaan memiliki fungsi pokok tugas atau job desk tersendiri dan masing masing divisi tersebut saling berkaitan erat dalam menjalankan aktifitas perusahaan.
6.      Market (pasar)
Konsumen atau pasar merupakan elemen yang sangat penting, tanpa permintaan maka proses produksi akan terhenti dan segala aktifitas perusahaan akan vakum.
Agar dapat menguasai segmentasi pasar pihak manajemen harus memiliki strategi pemasaran yang handal dan dapat bersaing dengan kompetitor market sejenis baik dari sisi harga, kualitas  maupun kuantitas.
Enam unsur manajemen diatas saling berkaitan erat satu sama lainnya, dan masing-masing elemen sangat penting dalam rangka penerapan fungsi manajemen untuk mencapai hasil yang masimal dan efisiensi dalam aktifitas perusahaan.




BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Banyak ahli mengemukakan pendapat tentang pengertian manajemen. Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan berada dalam proses manajemen yang menjadi patokan bagi manejer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Dari pembahasan diatas terdapat tujuan, prinsip, manfaat dan unsur manajemen.






















DAFTAR PUSTAKA


sHarold Koontz, Cyrll O’Donnell, Heinz Weihrich. 1990, Manajemen Edisi 8 Terjemahan.             Jakarta. Penerbit : Erlangga.
Indriyo Gitosudarmo. 1996, Prinsip Dasar Manajemen Edisi 3. Yogyakarta. Penerbit : BPFE UGM.
Suad Husnan. 1996, Manajemen. Yogyakarta.
Sukanto Reksohadiprodjo. 1997, Pengantar Manajemen. Jakarta. Penerbit : Karunika Universitas Terbuka.
T. Hani Handoko. 1998, Manajemen. Yogyakarta.





Komentar

Postingan Populer