LAPORAN PRAKTIKUM GIZI KULINER LANJUT APPETIZER
LAPORAN PRAKTIKUM GIZI
KULINER LANJUT
APPETIZER
(SALAD BUAH SAUS YOGHURT
DAN CASSEROL EGG)
OLEH
:
ARMITA DINDA
PRADILA 1813411033
ARNEDO CAHYA
ROMANDA 1813411046
BELLA ADHE
LAYUNDA 1813411016
DEPIA
DWITANTI 1813411009
CANTIKA SURYANINGTIAS 1813411028
POLITEKNIK
KESEHATAN TANJUNG KARANG
JURUSAN
D3 GIZI
TAHUN
2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan
Karunia-nya sehingga penulis dapat menyusun laporan ini dengan baik dan benar,
serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini penulis akan membahas mengenai
“APPETIZER"
Laporan ini dibuat dengan berbagai observasi
dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan karya yang bisa dipertanggungjawabkan
hasilnya. Penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait yang telah
membantu penulis dalam menghadapi berbagai tantangan dalam penyusunan laporan
ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan
yang mendasar pada laporan ini. Oleh karena itu penulis mengundang pembaca
untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun. Kritik konstruktif
dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan laporan selanjutnya.
Akhir kata semoga laporan ini dapat memberikan
manfaat bagi kita semua.
Bandar Lampung, 6 Maret
2019
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
1.2
Tujuan Praktikum
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Appetizer
2.2 Macam-Macam Appetizer
2.3
Ciri Appetizer
2.4
Contoh Hidangan Appetizer
BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Judul Praktikum
3.2 Tempat Praktikum
3.3 Tanggal Praktikum
3.4 Alat dan Bahan
3.5
Prosedur Pembuatan
BAB
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1
Hasil Praktikum
4.2
Nilai Gizi
4.3
Pembahasan
BAB
V KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Appetizer dalam istilah bahasa Indonesia yaitu
‘hidangan pembuka’. Sedangkan istilah Perancis menyebutnya Hors d’oeuvre
(starter). Appetizer merupakan hidangan pembuka sebelum hidangan utama (main
course) yang disajikan dengan tujuan membangkitkan nafsu makan atau selera
makan. Sumber lain memberikan pengertian sebagai berikut: Appetizer merupakan
penghantar untuk menikmati hidangan utama, sebagai hidangan pembuka untuk
menimbulkan selera makan karena itu porsinya kecil dengan rasa asam, asin atau
pedas.Appetizer hendaknya memiliki rasa yang enak (tastefull), ringan (ligth),
menyegarkan (biasanya berasa agak asam untuk merangsang selera makan),
berukuran kecil (biet size, finger food), dan disajikan dengan penampilan
menarik. Appetizer dapat berupa hidangan panas atau dingin, dan adakalanya
berasa pedas.Hidangan appetizer hendaknya disajikan dengan prima, meliputi
rasa, aroma, penampilan, dan kesesuaian dengan alat saji agar dapat
membangkitkan selera dan memberikan kesan bahwa hidangan yang akan disajikan
setelahnya akan lebih enak lagi.
1.2 Tujuan Praktikum
1. Mengetahui pengertian dan ciri khas
appetizer
2. Mahasiswa dapat mengetahui ciri khas
masakan Salad Buah Saus Yoghurt dan Casserol Egg
3. Mahasiswa dapat menghitung nilai
gizi yang terkandung dalam masakan
Salad Buah Saus Yoghurt dan Casserol Egg
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Pengertian Appetizer
Appetizer
dalam istilah bahasa Indonesia yaitu “hidangan pembuka‟. Sedangkan istilah Perancis
menyebutnya Hors d’oeuvre (starter). Appetizer merupakan hidangan pembuka
sebelum hidangan utama (main course) yang disajikan dengan tujuan membangkitkan
nafsu makan atau selera makan. Sumber lain memberikan pengertian sebagai
berikut: Appetizer merupakan penghantar untuk menikmati hidangan utama, sebagai
hidangan pembuka untuk menimbulkan selera makan karena itu porsinya kecil
dengan rasa asam, asin atau pedas. Appetizer hendaknya memiliki rasa yang enak
(tastefull), ringan (ligth), menyegarkan (biasanya berasa sedikit asam untuk
merangsang selera makan), berukuran kecil (biet size, finger food), dan
disajikan dengan penampilan menarik. Appetizer dapat berupa hidangan panas
(canape, fritters, soup) atau dingin (salad, Chilled Fruit Cocktail, Shrimp
Cocktail), dan adakalanya berasa pedas(Kokom Komariah dkk, 2008)
Hidangan appetizer
hendaknya disajikan dengan prima, meliputi rasa, aroma,penampilan, dan
kesesuaian dengan alat saji agar dapat membangkitkan selera dan memberikan
kesan bahwa hidangan yang akan disajikan setelahnya akan lebih enak lagi.Macam
appetizer berdasarkan harga bahan yang digunakan adalah:
- Sur
Asiette Complate, yaitu appetizer yang menggunakan kelebihan bahan atau
bahan yang murah.
- Hors
D’ Oeuvre Royale, yaitu appetizer yang menggunakan bahan dengan harga
mahal serta dalam penyajian tanpa saus.
- Hors
D’ Oeuvre , yaitu appetizer yang menggunakan bahan paduan antara bahan
dengan harga mahal dan murah.
2.2
Macam Macam Appetizer
a. Cold Appetizer (Hidangan Pembuka
Dingin)
Merupakan
hidangan pembuka dalam bentuk kecil, yang berfungsi untuk merangsang nafsu
makan, tidak mengenyangan (ringan dan lezat), tidak dibumbui terlalu tajam,
dibuat dan disajikan menarik, kombinasi rasa dan warna cocok serta dihidangkan
dalam keadaan dingin. Hidangan pembuka dingin dihidangkan dengan temperature
10oC- 15oC. Jenis hidangan pembuka dingin anatar lain : salad, canapae dan
aspic (Kokom Komariah dkk, 2008 : 1)
b. Hot appetizer (Hidangan Pembuka Panas)
Hidangan dalam
baentuk kecil biasanya dengan rasa gurih dan asin yang berfungsi untuk
merangsang nafsu makan, tidak mengenyangkan, dibuat dan disajikan menarik,
dengan kombinasi rasa dan warna, cocok dihidangkan dalam keadaan hangat/panas.
Hidangan pembuka panas (Hot Appetizer) dihidangkan dengan temperature 50oC -
60oC. Jenis hidangan panas yaitu antara lain : fritture, resoles, cheese
soufflé, crouquette, quiche Lorraine (Kokom Komariah dkk, 2008 :1)
2.3
Ciri Appetizer
- Appetizer
memiliki rasa asam,asin,dan manis dengan tujuan memberikan nafsu makan
yang baik.
- Appetizer
memiliki warna yang menarik dan tidak berdominan
- Bahan-bahan
appetizer fresh (segar)
- Berat
appetizer sesuai standar berkisar antara 60-85 gram
- Penampilan
appetizer menarik sehingga menciptakan ketertarikan pada makanan.
- Tidak
Mengenyangkan
2.4
Contoh Hidangan Apetizer
- Salad
buah
Dalam
perkembangannya Salad diartikan hidangan yang merupakan campuran dari sayuran
hijau segar, buah, daging, unggas dan ikan yang dihidangkan bersama dressing sebagai
pembangkit selera makan. Berbagai macam nama salad yang dikenal seperti tomats
salad, orange salad dan mixed salad, diambil dari dressing yang dipergunakan.
Salad dapat dihidangkan dalam keadaan dingin, panas
Salad adalah
campuran dari sayuran hijau segar, buah, daging, unggas dan ikan yang
dihidangkan bersama dressing atau hanya terdiri dari buah segar dan juice.
Djelantik (1999)
Kata salad
diperkirakan berasal dari bahasa latin “herba salata” artinya herba berarti
sayuran dan salata berarti digarami atau diberi garam, jadi herba salata adalah
sayuran yang diberi garam. Tampaknya sulit untuk mendapatkan definisi yang
pasti tentang salad. Pada mulanya salad diartikan sebagai makanan yang terdiri
dari sayur-sayuran segar (crispy leaf vegetables). Dalam perkembangannya
pengertian ini tidak sepenuhnya benar, karena banyak bahan makanan lain yang
ditambahkan pada sayur-sayuran tadi, sehingga lahirlah salad yang beraneka
ragam. Pada akhirnya salad dapat diartikan suatu makanan yang dihidangkan
bersama dressing (sauce) dan umumnya salad dihidangkan dengan sayuran yang
crispy, sehingga pengertian salad masih berpedoman pada pengertian yang lama.
P3G (2002:5-10).
B. Casseeol Egg
Casserole
merupakan kata Perancis dari “panci”, dan seperti “cassoulet” Perancis,
merupakan sebutan untuk resep apapun yang dipanggang dalam panci yang merupakan
namanya. Dalam casserole, variasi pati, daging, dan sayur apapun bisa
dikombinasikan dan dipanggang bersama untuk membuat suatu hidangan,Panci
casserole biasanya berbentuk panci panggang kotak atau persegi panjang, umumnya
terbuat dari Pyrex, baja aluminium, atau tembikar. Biasanya, casserole sangat
besar, ditaburkan dengan keju atau breadcrumb (remah roti).
BAB III
METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Judul Praktikum : Appetizer
3.2 Tempat Praktikum : Laboratorium Bahan Makanan
3.3 Hari Dan Tanggal :
Selasa. 05 Maret 2019
3.4 Alat Dan Bahan
A. Alat :
·
Panci kukusan
·
Talenan
·
Mangkok kecil beling
·
Baskom
·
Pisau
·
Piring saji
·
Sendok+garpu
·
Oven
B. Bahan
:
Ø Salad
Buah Saus Yoghurt
•
150 gr stroberi
•
150 gr anggur hijau
•
150 gr melon
•
100 gr daun selada
•
200 ml yoghurt rasa
orange
•
3 sdm simple syrup/madu
•
3 sdm airjeruk
lemon/nipis
•
1 sdm susu kental manis
Ø Casserole
Egg
•
7 pcs cup alumunium foil
•
5 pcs sosis sapi potong
bulat
•
5 lembar roti tawar putih
(potong kotak kecil)
•
3 butir telur kocok lepas
•
150 ml susu cair UHT
•
Keju parut 50 gr
•
¼ sdt merica bubuk hitam
•
30 gr daun bawang
•
Garam sesuai selera
3.5 Prosedur Kerja
a)
Salad Buah
Saus Yoghurt
|
Campur potongan stroberi, anggur dan melon.
Aduk rata. Dinginkan di dalam kulkas selama 20 menit.
|
|
Saus yoghurt : campur yoghurt dg simple
syrup atau madu, air jeruk lemon dan susu kental manis. Aduk rata.
Dinginkan
|
|
Penyelesaian: alas pinggan saji dg daun
selada. Masukkan potongan buah-buahan. Sesaat sebelum di sajikan siram dg
saus yoghurt. Hidangkan segera.
|
b) Casserole Egg
|
Campurkan kocokan telur dg susu, kemudian
masukkan semua bahan jadi satu.
|
|
Tuang
bahan dalam cup alumunium foil.
|
|
Kemudian berikan taruh keju parut
diatasnya.
|
|
Panggang dalam oven suhu 170oc.
Selama kurang lebih 25 menit (warna sampai kecoklatan). Setelah matang
angkat.
|
|
Tata casserole egg dalam piring saji.
|
|
Casserole egg siap untuk disajikan
|
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Hasil Praktikum
Salad buah saus yoghurt
casserole egg
4.2 Tabel nilai gizi
Salad
Buah Saus Yoghurt
|
No
|
Bahan
|
Berat
|
Urt
|
Energi
(kkal)
|
Protein
(g)
|
Lemak
(g)
|
Kh (g)
|
|
1
|
stroberi
|
150
gram
|
1
½ cup
|
|
|
|
|
|
2
|
Anggur
hijau
|
150
gram
|
1
½ cup
|
45
|
0,75
|
0,3
|
10,2
|
|
3
|
Melon
|
150
gram
|
1
½ cup
|
55,5
|
0,9
|
0,6
|
11,2
|
|
4
|
Daun
selada
|
100
gram
|
1
cup
|
18
|
1,2
|
0,2
|
2,9
|
|
5
|
Air
jeruk lemon
|
15
gram
|
3
sdm
|
5,1
|
0,075
|
0,12
|
0,93
|
|
6
|
Madu
|
15
gram
|
3
sdm
|
44,1
|
0,045
|
0
|
11,92
|
|
7
|
Skm
|
10
gram
|
2
sdm
|
34,3
|
0,82
|
1
|
5,5
|
|
|
Jumlah
|
|
|
306
|
10,39
|
7,22
|
51,15
|
Casserol
Egg
|
No
|
Bahan
|
Berat
|
Urt
|
Energi
(gram)
|
Protein
(gram)
|
Lemak
(gram)
|
Kh
(gram)
|
|
1
|
Sosis sapi
|
250 gram
|
5 buah
|
1120
|
36,25
|
105,7
|
5,57
|
|
2
|
Telur ayam
|
180 gram
|
3 butir
|
277,2
|
22,32
|
19,44
|
1,26
|
|
3
|
Susu cair
|
150 gram
|
1 ½ gelas
|
54
|
5,25
|
0,15
|
7,65
|
|
4
|
Keju
|
50 gram
|
5 sdm
|
163
|
11,4
|
10,15
|
10,15
|
|
5
|
Daun bawang
|
30 gram
|
1 batang
|
12,3
|
0,6
|
0,09
|
2,34
|
|
|
Jumlah
|
|
|
1575,5
|
75,82
|
136,78
|
26,97
|
4.3 Pembahasan
Pada praktikum kali ini mengenai
hidangan Appetizer. Appetizer merupakan penghantar untuk menikmati hidangan
utama, sebagai hidangan pembuka untuk menimbulkan selera makan karena itu porsinya
kecil dengan rasa asam, asin atau pedas. Appetizer hendaknya memiliki rasa yang
enak (tastefull), ringan (ligth), menyegarkan (biasanya berasa sedikit asam
untuk merangsang selera makan), berukuran kecil (biet size, finger food), dan
disajikan dengan penampilan menarik. Appetizer dapat berupa hidangan panas
(canape, fritters, soup) atau dingin.
Salat buah saus yoghurt adalah salah
satu contoh dari hidangan appetizer yang disajikan dingin, cara membuat
membuatnya sangat mudah hanya dengan memotong motong bahan sesuai selera
kemudian deberi saus yang terbuat dari campuran yoghurt dan perasan jeruk lemon
serta madu,buah yang sudah dipotong dimasukkan kedalam kulkas terlebih dahu
supaya lebih segar kemudian campur dengan saus yoghurt. Salat buah ini sangat
sehat karena terbuat dari buah buahan yang mengandung banyak vitamin dan serat
yang dibutuhkan oleh tubuh. Memakan buah segar jauh lebih baik dibandingkan
dengan dibuat jus hal ini, dikarenakan nutrisi dalam buah yang sudah dibuat jus
bisa menghilang dikarenakan proses pembuatannya.
Buah
buahan kaya akan manfaat,anggur hijau bermanfaat untuk membynuh bakteri sebab
memiliki kandungan anti virus dan juga bakteri didalamnya,sedangkan setroberi
memiliki kandungan antioksidan tertinggi daripada buah lainnya buah yang yang rasanya asam ini
bisa melindungi tubuh dari penyebab kanker dan penyumbatan pembuluh darah,buah
melon tinggi akan kalium melon mengandung dosis kalium seimbang untuk tubuh
kalium ini bisa mencegah naiknya tekanan darah.
Casserole
egg adalah hidangan pembuka yang disajikan saat masih hangat bahan bakunya
adalah roti tawar, sosis, telur dan daun bawang,keju. Masakan ini berasal dari
Prancis pembuatannya dengan cara di oven.
Sosis
kaya akan protein baik untuk tubuh mengandung vitamin B12 yang bersumber dari kelompok
makanan hewani,mengandung zat besi yang diperlukan tubuh. Roti tawar terbuat dari tepung terigu yang
terbuat dari gandum,mengandung nutrisi baik,
seperti vitamin B dan zat besi namun protein didalamnya jauh lebih
sedikit disbanding tepung gandum.
Telur
ayam kaya akan protein yang baik untuk kesehatan selain sumber protein telur
mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B2,fosfor,selenium,vitamin D, vitamin
E, vitamin K, vitamin B6,kalsium dan seng. Karena kandungan gizinya banyak hal
ini lah telur banyak memiliki manfaat untuk kesahatan tubuh.
BAB V
KESIMPULAN
1. Appetizer
merupakan hidangan pembuka sebelum hidangan utama (main course) yang disajikan
dengan tujuan membangkitkan nafsu makan atau selera makan. Ciri khasnya yaitu
rasa asam, asin dan manis. Warna yang menarik dan tidak berdominan. Berat
sesuai standar berkisar antara 60-85 gram. Penampilan menarik sehingga menciptakan
ketertarikan pada makanan serta tidak mengenyangkan.
2. Ciri khas masakan Salad Buah Saus
Yoghurt adalah pada jenis yoghurt yang digunakan serta bahan yang dicampur
bersama dalam pembuatan saus. Ciri khas Casserol Egg yaitu pada bahan yang
digunakan seperti telur, susu serta keju sebagai topingnya.
3. Nilai gizi Salad Buah Saus Yoghurt
Energy : 306 kkal
Protein : 10,39 gram
Lemak : 7,22 gram
Karbohidrat : 51,15 gram
Nilai gizi Casserol Egg
Energy : 1575,5 kkal
Protein : 75,82 gram
Lemak : 136,78 gram
Karbohidrat : 26,97 gram
DAFTAR
PUSTAKA
https://www.google.com/amp/s/id.m.wikihow.com
Kokom Komariah dkk,
2008)
Kokom Komariah dkk,
2008 : 1)
Djelantik(1999)
P3G (2002:5-10)
Komentar
Posting Komentar