Community Periodontal Index Treatment Needs ( CPITN)


Nama :Winda Nurul Fitri
Nim:1712402018
Dosen Pembimbing: Drg.Erni Gultom MHSM
     
Community Periodontal Index Treatment Needs ( CPITN)
1.Pengertian CPITN adalah indeks resmi yang digunakan oleh WHO untuk mengukur kondisi jaringan periodontal serta perkiraan akan kebutuhan perawatannya dengan menggunakan sonde khusus yaitu Periodontal Examining Probe.
Sonde khusus yang dipergunakan untuk pemeriksaan CPITN ini memiliki bentuk ujung bulat dengan diameter 0,5mm,dengan kode warna 3,5 sampai 5,5mm.

2. Prinsip Kerja CPITN:
·         Menggunakan sonde khusus yaitu periodontal examining probe
·         Menggunakan 6 sektan
·         Menggunakan gigi indeks
·         Menggunakan skor untuk menilai tingkatan kondisi jaringan periodontal
·         Menentukan relasi skor tinggi dengan KKP( Kategori Kebutuhan Perawatan),tenaga dan tipe pelayanan

3. Tujuan Pengukuran/Pemeriksaan CPITN
·         Mendapatkan data tentang status periodontal individu/masyarakat
·         Merencanakan program penyuluhan
·         Menentukan kebutuhan perawatan (jenis tindakan,beban kerja,kebutuhan tenaga)
·         Memantau kemajuan kondisi periodontal individu

4.Gigi Indeks CPITN terbagi dan tergantung atas 3 kelompok umur yaitu:
1)      Umur 20 tahun atau lebih
2)      Umur 16 tahun-19 tahun
3)      Umur kurang dari 15 tahun


Umur
Gigi indeks
Skor
20 thn ke atas
7 6
1 1
6 7
7 6
1 1
6 7
0,1,2,3,4
16-19 tahun ke bawah

6
1
6
6
1
6
0,1,2,3,4
15 tahun kebawah




6
1
6
6
1
6
0.1,2



5. Sistem Pemberian Skor  CPITN

     
NILAI/SKOR
Kondisi Jaringan Periodontal
0
Sehat (tidak ada poket perdarahan)
1
Perdarahhan gingiva pada saat probing
2
Ada karang gigi subgingiva
3
Poket dangkal sedalam (3,5-5,5mm)
4
Poket dalam (lebih dari 5,5mm)


Ø  Menentukan relasi skor tertinggi dengan kkp,tenaga dan tipe pelayanan

SEKOR
KONDISI PERIODONTAL
KKP
TIPE PELAYANAN
TENAGA
0
1
2
3
4
SEHAT
PENDARAHAN
KARANG GIGI
POKET DANGKAL
POKET DALAM
-
EIKM
EIKM+SK
EIKM+SK
EIKM+PK
0
1
2
3
4
-
Guru/Prg
Prg/Drg
Prg/Drg
Drg
KETERANGAN:

EIKM       = Edukasi intruksi kesehatan mulut
SK            = Scalling
PK           = Perawatan kompleks
CPITN di ukur pada permukaan BUCCAL,LINGUAL,MESIAL,DAN DISTAL

·         Mengukur labial/buccal
            Ujung probe diletakan sejajar/tegak lurus sumbu gigi hingga gusi memucat
·         Mengukur lingual/palatal
            Ujung probe diletakan sejajar/tegak lurus sumbu gigi hingga gusi memucat
·         Mengukr mesial (anterior)
            Dari arah labial,mulai dari mesial miring 45 derajat kea rah distal
·         Mengukur mesial (posterior)
            Diperiksa daribarah buccal,mulai dari mesial miring 45 derajat mengarah kea rah distal
·         Mengukur distal (anterior)
            Diperiksa dari bagian palatal,mulai dari distal miring 45 derajat kearah distal
·         Mengukur distal (posterior)
            Diperiksa dari bagian palatal,mulai dari distal miring 45 derajat kearah distal


6.Cara Kerja dan Pencatan terhadap CPITN :
1)      Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun dibawah air mengalir
2)      Meminta izin kepada pembimbing untuk melakukan pemeriksaan CPITN
3)      Meminta izin kepada pembimbing untuk menyiapkan alat yang akan digunakan
4)      Meminta izin kepada pembimbing untuk menaikan pasien dan memasangkan celemek dan mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5)      Meminta izin kepada pembimbing untuk melakukan pemeriksaan CPITN menggunakan kacamulut dan periodental probe
6)      Arah pemeriksaan gigi harus berurutan menurut kwadrannya yaitu:
1.Gigi yang diperiksa
Ø  Gigi 1.6
Ø  Gigi 1.1
Ø  Gigi 2.6
Ø  Gigi 3.6
Ø  Gigi 3.1
Ø  Gigi 4.6
            2.Permukaan gigi yang di periksa:
Distal
Sumbu gigi
Mesial
Distal
Sumbu gigi
Mesial
         
          3.Masukan periodontal probre hingga mencapai dasar saku gusi atau poket periodontal dengan tekanan 25 gram. Ketika di gerakan menelusuri dinding poket, probe dapat menilai ada tidaknya pendarahan,ada tidaknya kalkulus dan dapat menilai kualitas kedalaman poket dengan mengamati ukuran di probe.

7) Lapor kepada pembimbing jika sudah selesai melakukan pemeriksaan CPITN
8) Memberi instruksi kepada pasien
9) Menurunkan pasien kembali dan mengantarkan pasien kedepan klinik
10) Membersihkan alat yang telah digunakan
11) Mencuci tangan kembali dengan bersih dibawah air mengalir



Sumber : Bahan Ajaran Yang disusun oleh  Drg.Ratnasari M.Pd

Komentar

Postingan Populer