909_POST CONFERENCE ROLE PLAY
POST
CONFERENCE
1.
Retno Listiawan
sebagai Kepala ruang.
2.
Dikary Alvinda
Dzikri sebagai Ketua tim 1
3.
Umi Isnayati
sebagai Katim 2
4.
Riska Mei Riani
ID sebagai perawat pelaksana pagi
5.
Elita Opini
sebagai perawat pelaksana pagi
6.
Ni Komang Dian
Pratiwi sebagai perawat pelaksana pagi
7.
Destry Handayani
sebagai perawat pelaksana pagi
8.
Sherly Febrianti
sebagai perawat pelaksana pagi
9.
Resi Hidayani
sebagai perawat pelaksana siang
10.
Devi fitriyana
sebagai perawat pelaksana siang
11. Desi
rahma sari sebagai perawat pelaksana siang
12. Amanda Selvia sebagai narator
Waktu kegiatan :
Sebelum operan ke dinas
sore.
Tempat :
Ruang Penyakit Dalam
Penanggung jawab : Ketua Tim
Kegiatan : Post Conference
1.
KARU membuka acara.
2.
Katim menanyakan
hasil asuhan masing-masing.
3.
Katim menanyakan
kendala dalam asuhan yang diberikan.
4.
Katim menanyakan
tindak lanjut asuhan pasien yang harus dioperkan ke shift berikutnya.
5.
KARU menutup acara.
KARU : Assalamualaikum
wr. Wb
Alhamdulillahirobil’alamin, puji syukur kehadirat
Allah swt. Kita masih bertemu lagi dan berkumpul di penghujung tugas kita.
Seperti biasa kita akan melakukan post conference sebelum di operkan ke shift
berikutnya. Jadi bagaimana keadaan perawat pada sift pagi ini? Kepada KATIM 1
silahkan dilaporkan
KATIM 1 : Baik
terima kasih atas waktu yang diberikan. Pelaksana pada pagi hari ini Riska,
Elita, Dian, Destry, Sherly untuk perawat kehadiran nya lengkap tidak ada yang
izin dan tidak ada yang sakit. Untuk perlengkapan alat lengkap seperti tabung oksigen yang terisi,
cairan infus yang memadai, alat nebulizer yang masih aktif, alat seperti
gunting perban. Gunting anatomis keadaan baik spuit yang memadai, selang
oksigen memadai semua aman terkendali. Baiklah
langsung saja bagaimana hasil tindakan yang telah dilaksanakan oleh rekan-rekan
termasuk kendala selama rekan-rekan melakukan tindakan. Dan untuk dapat
dioperkan pada shift berikutnya.
NARATOR : Perawat mulai melaporkan hasil tindakan yang
telah dilakukan.
Perawat
Riska :Baiklah saya akan melaporkan pasien siang ini.
Saya mengelola 2 pasien di kamar 1 yaitu Pasien Aminah
45 tahun,keadaan umum lemah, telah dilakukan
injeksi ceftriaxone per 8 jam dengan dosis 250 mg pukul
08.00, bab cair 3 kali/hari, pasien mendapat makanan
lunak. lanjutkan pemberian obat ceftriaxone per 8 jam, observasi kembali
keadaan umum klien.
Pasien Suyati umur 35 tahun suhu tubuh 38 derajat
Celcius, sudah diberikan kompres hangat sudah dilakukan pengambilan darah untuk
memeriksa trombosit dan leukosit. Lanjutkan observasi suhu tubuh klien , bila
panas bertambah kolaborasi dengan dokter untuk pemberian obat antipiretik dan
lanjutkan kompres hangat.
Perawat
Dian
: Kamar
2 pasien Cucu umur 50
tahun dengan DM tipe 2 di kaki sebelah kanan, keadaan luka memerah, sudah
timbul granulasi derajat luka satu dengan ulkus superficial terbatas pada
kulit, skala nyeri 3, diberikan insulin sebelum makan sebanyak 10 unit, pantau
luka dan skala nyeri, lanjutkan pemberian insulin.
Pasien Dede umur 45 tahun dengan TB, keadaan umum
lemah, klien batuk berdahak, terpasang oksigen nasal kanul dengan frekuensi
nafas 26x/menit, diberikan oksigen 3L/menit, pemberian ventolin Nebu 2x/hari/
12 jam, pasien dianjurkan istirahat. Lanjutkan nebu pada sore dan observasi
frekuensi nafas.
Perawat
Elita : Baiklah selanjutnya
kamar 3, Pasien Ela umur 35 tahun dengan MCI mengeluh nyeri daerah
dada sebelah kiri dengan skala 5, diberikan obat oral ISDN (isosorbide
dinitrate)/hari dengan dosis 20 mg dan injeksi furosemid dengan dosis 10 mg/12
jam, observasi skala nyeri lanjutkan terapi obat. Pasien Suminah umur 30 tahun
dengan chf frekuensi nafas 30x/menit, diberikan oksigen 3L/menit,diberikan obat
injeksi furosemid 10 mg/8 jam dan terapi obat digoxin 0,25mg/24 jam, batasi
aktivitas client, minta keluarga membantu klien dalam beraktivitas
Perawat
Sherly : Baiklah kamar 4 Pasien Giati 38 tahun diagnosa hipertensi keadaan umum
lemah, tekanan darah 200/100 mmhg, sudah diberikan obat oral amlodipin 5 mg
pukul 10.00, lanjutkan observasi tanda-tanda vital. Pasien Gusti 37 tahun
diagnosa ISK, keadaan umum lemah, mengeluh nyeri dengan skala nyeri 6, sudah di
berikan analgesik phenazopyridine 200 mg pukul 09.00. Lanjutkan intervensi
pemberian obat oral phenazopyridine per 8 jam.
Perawat Destry : Baiklah selanjutnya
kamar 5 Pasien baru Zimah masuk rumah
sakit pukul 11.00 umur 27 tahun keadaan umum lemah mengeluh nyeri kepala skala nyeri 6 dan
merasa mual konjungtiva anemis bibir pucat akral dingin turgor kulit jelek
sudah dilakukan injeksi pemberian analgetik ketorolac 25 mg dan vitamin K
dilakukan pengambilan darah leukosit dan trombosit pemberian transfusi darah
dengan golongan darah B+, lanjutkan
monitor pemberian transfusi darah.
Pasien Fuji
umur 35 tahun masuk ruangan pukul 11.30 keadaan umum lemah suhu tubuh 38,4
derajat Celcius sudah dilakukan kompres hangat sudah dilakukan tes darah
trombosit tetapi hasilnya masih ditunggu dari lab sudah diberikan obat
antipiretik Paracetamol 500 mg 12.00 lanjutkan intervensi observasi tanda-tanda
vital tiap 3 jam anjurkan keluarga pasien banyak minum 1-1,5 liter perhari
sedikit tapi sering lanjutkan pemberian obat antipiretik Paracetamol per 8 jam.
Sekian saya kembalikan ke katim 1.
KATIM
1
: Baiklah
terimakasih rekan-rekan atas laporan hasil tindakan yang telah dilakukan.
Jadi kesimpulan sift pagi ini perawat lengkap, asuhan keperawatan sudah
dilakukan semua lanjutkan intervensi yang tadi disampaikan oleh perawat
pelaksana kepada KATIM II selanjutnya
saya kembalikan kepada kepala ruangan.
KARU : Iya, terimakasih kepada rekan-rekan, Puji Tuhan
intervensi yang telah kita lakukan dari pagi sampai siang ini terlaksana dengan
lancar dan sesuai prosedur. Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan sekalian,
yang sudah bekerja dengan semaksimal mungkin. Pertahankan terus kinerja
rekan-rekan dan alangkah baiknya jika bisa ditingkatkan lagi demi pencapaian
kinerja yang lebih optimal.
Baiklah silahkan KATIM 1 Dikary serta perawat
pelaksana bertugas pagi operan sift dengan perawat pelaksana siang.
KATIM 1 :
asalamualaikum wr.wb, baiklah
untuk katim 2 pada siang hari ini mbak
Umi. Pasien di kamar 1 berjumlah dua orang Pasien Aminah
45 tahun, sudah dilakukan injeksi ceftriaxone dengan dosis 250 mg
jam 08.00, bab masih cair 3
kali/hari, pasien mendapat makanan lunak. lanjutkan pemberian obat ceftriaxone
per 8 jam, observasi kembali keadaan umum klien
dan Pasien Suyati umur 35 tahun suhu tubuh 38 derajat
Celcius, Lanjutkan observasi suhu tubuh klien , bila panas bertambah kolaborasi
dengan dokter untuk pemberian obat antipiretik dan lanjutkan kompres hangat.
Ada yang ditanyakan?
KATIM II :
baik pak akan saya catat. Jadi
hanya ada 2 pasien ya pak bu aminah dan ibu suyati. Apakah ibu suyati sudah
dilakukan pengambilan darah pak?
KATIM 1 : oh
iya baik lakukan pengambilan darah leukosit dan trombosit ulang untuk
mengetahui keadaan selanjutnya. Selanjutnya kamar 2 ada 2 pasien yaitu
ibu Cucu umur 50 tahun dengan DM tipe 2
di kaki sebelah kanan, keadaan luka memerah, sudah timbul granulasi derajat
luka satu dengan ulkus superficial terbatas pada kulit, skala nyeri 3,
diberikan insulin sebelum makan sebanyak 10 unit, pantau luka dan skala nyeri,
lanjutkan pemberian insulin. Selanjutnya
Pasien Dede umur 45 tahun dengan TB, keadaan umum
lemah, klien batuk berdahak, terpasang oksigen nasal kanul dengan frekuensi
nafas 26x/menit, diberikan oksigen 3L/menit, pemberian ventolin Nebu 2x/hari/
12 jam, pasien dianjurkan istirahat. Lanjutkan nebu pada sore dan observasi
frekuensi nafas. Ada yang ditanyakan untuk katim II ?
KATIM II
: sudah jelas pak.
KATIM
I :
selanjutnya Baiklah selanjutnya kamar 3,
Pasien Ela umur
35 tahun dengan MCI mengeluh nyeri daerah dada sebelah kiri dengan skala
5, diberikan obat oral ISDN (isosorbide dinitrate)/hari dengan dosis 20 mg dan
injeksi furosemid dengan dosis 10 mg/12 jam, observasi skala nyeri lanjutkan
terapi obat. Pasien Suminah umur 30 tahun dengan chf frekuensi nafas 30x/menit,
diberikan oksigen 3L/menit,diberikan obat injeksi furosemid 10 mg/8 jam dan
terapi obat digoxin 0,25mg/24 jam, batasi aktivitas client, minta keluarga
membantu klien dalam beraktivitas.
Kamar
4 Pasien Giati 38 tahun diagnosa hipertensi keadaan umum
lemah, tekanan darah 200/100 mmhg, sudah diberikan obat oral amlodipin 5 mg
pukul 10.00, lanjutkan observasi tanda-tanda vital. Pasien Gusti 37 tahun
diagnosa ISK, keadaan umum lemah, mengeluh nyeri dengan skala nyeri 6, sudah di
berikan analgesik phenazopyridine 200 mg pukul 09.00. Lanjutkan intervensi
pemberian obat oral phenazopyridine per 8 jam.
Kamar
5 Pasien baru Zimah masuk rumah sakit pukul 11.00 umur 27
tahun keadaan umum lemah
mengeluh nyeri kepala skala nyeri 6 dan merasa mual konjungtiva anemis bibir
pucat akral dingin turgor kulit jelek sudah dilakukan injeksi pemberian
analgetik ketorolac 25 mg dan vitamin K dilakukan pengambilan darah leukosit
dan trombosit pemberian transfusi darah dengan golongan darah B+, lanjutkan monitor pemberian transfusi darah.
Pasien Fuji
umur 35 tahun masuk ruangan pukul 11.30 keadaan umum lemah suhu tubuh 38,4
derajat Celcius sudah dilakukan kompres hangat sudah dilakukan tes darah
trombosit tetapi hasilnya masih ditunggu dari lab sudah diberikan obat antipiretik
Paracetamol 500 mg 12.00 lanjutkan intervensi observasi tanda-tanda vital tiap
3 jam anjurkan keluarga pasien banyak minum 1-1,5 liter perhari sedikit tapi
sering lanjutkan pemberian obat antipiretik Paracetamol per 8 jam.
Sekian saya kembalikan ke katim 1. Sudah jelas Katim II ?
KATIM
II :
sudah jelas pak Dikary. Baiklah sudah disampaikan oleh katim 1 mengenai pasien
siang hari ini saya akan membagi pasien untuk kedua perawat yang berjaga pada
siang hari ini. Untuk perawat resi menjadi perawat pelaksana untuk kamar 1
pasien ibu Aminah dan ibu Suyati dan kamar 2 ibu Cucu. Bagaimana ada yang ingin
ditanyakan?
Perawat Resi : tidak bu sudah jelas.
KATIM
II :
untuk perawat Devi menjadi perawat pelaksana untuk pasien ibu Dede dikamar 2
pasien Ela dan suminah dikamar 3.
Apakah ada yang ingin ditanyakan?
Perawat
Devi :
cukup bu sudah jelas
KATIM
II :
baiklah untuk perawat Desi perawat pelaksana pada pasien Giati dan pasien Gusti
di kamar 4 dan pasien ibu Zimah dan ibu Fuji dikamar 5. Ada yang ditanyakan?
Perawat
Desi :
sudah jelas bu terimakasih.
KATIM
II :
baiklah untuk siang hari ini sudah dibagi pasien untuk masing masing perawat
pelaksana yang berjaga pada siang hari ini dimohon untuk mendokumentasikan
hasil tindakan yang dilakukan dan keadaan pasien agar tidak terjadi hal yang
tidak diinginkan.
Perawat
resi, devi, desi : baik bu terimakasih
KARU : Iya, terimakasih
kepada rekan-rekan, Alhamdulilah intervensi yang telah
kita lakukan dari pagi sampai siang ini terlaksana dengan lancar dan sesuai
prosedur. Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan sekalian, yang sudah bekerja
dengan semaksimal mungkin. Pertahankan terus kinerja rekan-rekan dan alangkah
baiknya jika bisa ditingkatkan lagi demi pencapaian kinerja yang lebih optimal.
Saya akhiri post kompre dan operan sift pagi dan siang pada hari ini saya tutup
dengan mengucapkan walaikumsallam wr.wb selama siang. Untuk perawat jaga pagi
bisa kembali ke rumah masing masing dan berhati-hati dijalan terimakasih.
Komentar
Posting Komentar