DISKUSI KASUS
Karu : Retno
Listiawan
Katim 1 : Dikary
Perawat Pelaksana 1 : Resi Hidayani
Perawat Pelaksana 2 : Riska Mei Riani ID
Perawat Pelaksana 3 : Desi Rahma Sari AS
Perawat Pelaksana 4 : Ni Komang Dian
Katim 2 : Ummi
Isnayati
Perawat Pelaksana
1 : Destry Handayani
Perawat Pelaksana
2 : Devi Fitriyana
Perawat Pelaksana
3 : Amanda Selvia
Perawat Pelaksana
4 :Elita Opini
Di Ruang Penyakit Dalam Wanita terdapat klien dengan kasus yang langka..
Karu beserta Katim dan Perawat Pelaksana melakukan diskusi kasus terhadap
kasus tersebut...
Karu : Assalamualaikum wr.
Wb
Alhamdulillahirobil’alamin, puji syukur kehadirat
Allah swt. Kita masih bertemu lagi dan berkumpul dalam keadaan sehat walaiat. Disini kita akan berbicara mengenai diskusi kasus mengenai kasus klien
yang langka di ruang penyakit dalam ini.. Jadi bagaimana
keadaan perawat apakah ada hambatan dalam
memberikan asuhan keperawatan?Kaus apa saja yang belum dan yang sudah teratasi?
Terlebih dahulu kepada KATIM 1 silahkan dilaporkan.
Katim 1 : Begini pak, pada pasien
yang dikelola perawat Resi ada klien dengan kasus yang sedikit unik.. kepada
Perawat Resi silahkan menyampaikan..
Perawat Resi : Iyaa pak, jadi
begini.. pada pasien kelola saya di kamar 1 atas nama Ny.N mengeluh nyeri,
frekuensi berkemihnya meningkat dan disertai darah..
Karu : Oh begitu.. Apa saja
tindakan yang sudah diberikan terhadap Ny.N?
Perawat Resi : Baik pak saya
ingin menjelaskan bahwa saya telah memberikan antideuretik terhadap Ny.N dan
sudah memberi obat analgesik sebagai anti nyeri, saya juga sdah melakukan
pemasangan kateter terhadap Ny.N pak.. tapi dua hari ini klien masih mengeluh
nyeri dan keinginan berkemihnya masih meningkat dan masih disertai darah..
Karu : Ohh jadi itu intervensi
yang sudah anda berikan..
Perawat Resi : Iyaa pak..
Karu : Bagaimana dengan tim 2
apakah ada hambatan dalam memberikan asuhan keperawatan, dan apakah ada kasus
yang perlu dibahas..?
Katim 2 : Bagaiman dengan perawat
pelaksana, apa saja kasus yang perlu dibahas..?
Perawat Pelaksana 1 : Iyaa pak..
jadi begini pak.. di pada pasien yang saya kelola, saya menemukan satu kasus
yang perlu dibahas, yaitu kasus pada Ny.S klien mengeluh DM tipe 2 di
kaki sebelah kanan, namun masih mengeluh nyeri,
serta belum ada perubahan terhadap lukanya.. padahal sudah diberikan perawatan
selama 3 hari namyn belum tampak tanda tanda granulasi..
Karu : Ohh.. jadi begitu.. apa saja intervensi yang sudah
anda lakukan terhadap Ny.S?
Perawat Pelaksana 1 : Baik pak saya ingin menjelaskan,
saya sudah melakukan intervensi antara lain pemberian insulin 8 unit, sudah
diberi obat analgesik, namun belum tampak perubahan pak..
Karu : Ohh baiklah kalau begitu.. terimakasih laporannya
perawat pelaksana dari tim satu dan tim 2.. Jadi dari penjelasan tadi, ada 2
kasus yang perlu kita bahas atau selesaikan.. Jadi bagaiaman dengan rekan-rekan
yang lain.. apakah ada tanggapan / masukan untuk menyelesaikan kasus
tersebut..??
Perawat Riska Mei : baik pak.. saya ingin memeberi
masukan untuk intervensi terhadap kasus Ny.N bagaimana kalau kita terapkan
teknik relaksasi untuk mengurangi nyeri..
Perawat Desi : Oh iyaa saran yang bagus..
Perawat Dian : Jadi.. teknik relaksasi yang seperti apa..
apakah dengan musik atau dengan ynag lain..?
Perawat Riska : Iyaa.. nanti kita terapkan teknik
relaksasi dengan musik terhadap Ny.N..
Karu : Oh iyaa ide yang bagus.. silahkan segera
diterapkan..
Perawat Dian : Oya pak saya ingin memberi masukan,
bagaimana kalau kita anjurkan untuk melakukan rontgen untuk memeriksa keadaan
kandung kemih tersebut, untuk memastikan apakah ada kaitannya dengan BAKnya
yang disertai darah..
Karu : Oyaa, bagus sekali masukannya perawat dian..
Baiklah ada 2 saran tambahan untuk intervensi asuhan keperawatan terhadap
Ny.N Untuk Katim dan masing-masing
rekan, tolong dicatat dan dilaksanakan apa yang sudah kita bahas..
Para perawat : baik pak...
Karu : Bagaimana dengan solusi untuk kasus kedua terkait
dengan masalah pada Ny.S apakah ada masukan atau tanggapan untuk menyelesaikan
kasus pada Ny.S??
Katim 2 : Bagaimana perawat pelaksana tim 2 apakah sudah
memantau diit pada Ny.S dan berapa kali dilakukannya pegantian balutan..?
Perawat Destry : Iyaa bu, saya sudah melakukan ganti
balutan 2 kali sehari, namun saya belum memantau terkait dengan diit gizi
Ny.S..
Katim 2 : Kalau yang saya cermati dari jurnal yang pernah
saya baca, bahwasanya diit pada klien DM sangat penting terhadap penyembuhan
luka.. jadi harus kita pantau mengenai diit klien..
Amanda Selvia : Oyaa, saya setuju dengan masukannyaa..
Sherly : saya ada saran pak.. menurut jurnal yang pernah
saya baca, bagaimana kalau kita menambahkan madu saat ganti balutan?? dimana
madu tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri, dan membentuk lapisan
pelindung..
Elita : Oyaa pak.. saya juga punya pengalaman, saya
merawat luka saudara saya, saya menearapkan pemberian madu saat ganti balutan
saudara saya, setelah perawatan yang saya lakukan dengan madu, perkembangan
luka sangat bagus, dan cepat kering..
Devi : Oyaa pak, saya juga pernah memaca jurnal bahwa madu
dapat mempercepat pertumbuhan jaringan baru..
Karu : Baiklah saran yang bagus.. kalau begitu akan kita
terapkan untuk intervensi berikutnya.. sebelumnya terimakasih atas saran
tanggapan dan partisipasinya.. semoga setelah ini kondisi kedua klien dapat segera
membaik dan semua masalah dapat teratasi.. terimakasih.. saya akhiri wabillahi
taufiq walhidayah wassalamualaikum wr.wb..
Semua perawat: iyaa pak.. waalaikumusssalam wr wb..
Komentar
Posting Komentar