PROPOSAL PENDIRIAN APOTEK


PROPOSAL PENDIRIAN APOTEK
Apotek  Sehat




images.jpeg

Di susun Oleh :
Astri Anggraini           14390004
Ayu Ernita                  13390007
Ivan Andreas Lauri     14390015
Karina Anggraini        14390018
Linda Fitriani              14390019
Selviana Ardiyanti      14390032





POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANANG
JURUSAN DIII FARMASI TANJUNGKARANG
TAHUN 2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.



Bandar Lampung.    Mei 2107


Penyusun












DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.............................................................................        i
KATA PENGANTAR ..........................................................................        ii
DAFTAR ISI..........................................................................................        iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang............................................................................        1
1.2  VISI  DAN  MISI........................................................................        1
1.3  Gambaran Singkat Bisnis............................................................        2
1.4  Bentuk Bisnis .............................................................................        2
1.5  Produk.........................................................................................        2
1.6  Srategi ........................................................................................        3
1.7  Tujuan Pendirian Apotek............................................................        3         
1.8  Aspek Lokasi...............................................................................        4
1.9  Peluang/Prospek Pemasaran.......................................................        5

BAB II RENCANA PEMASARAN
2.1  Aspek Pasar dan Pemasaran........................................................        7
2.2  Pengelolaan Sumberdaya Manusia.............................................        7
2.3  Rincian Umum Kebutuhan ........................................................        9
2.4  Tenaga Kerja...............................................................................        12

BAB III PENUTUP...............................................................................        13
LAMPIRAN





BAB I

1.1 Latar Belakang
Apotek adalah suatu tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Salah satu realisasi pembangunan dibidang farmasi oleh pemerintah dan swasta adalah dengan menyediakan sarana pelayanan kesehatan salah satunya adalah apotek.
Apotek rakyat dibentuk untuk memperluas akses obat murah dan terjamin kepada masyarakat. Selain memperluas akses, apotek rakyat bertujuan untuk menertibkan peredaran obat-obat palsu dan ilegal, serta memberikan kesempatan pada apoteker untuk memberikan pelayanan kefarmasian.
Dalam upaya usaha untuk memajukan kesejahteraan umum yang berarti mewujudkan suatu tingkat kehidupan secara optimal, yang memenuhi kebutuhan manusia termasuk kesehatan, maka dibuatlah proposal pendirian Apotek Rakyat yang diharapkan dapat menyebarkan obat secara merata sehingga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan obat yang bermutu dengan harga yang terjangkau.
Dengan demikian, seorang (APA) dalam menjalankan profesi apotekernya di apotek tidak hanya pandai sebagai penanggung jawab teknis kefarmasian saja, melainkan juga dapat mengelola apotek sesuai dengan prinsip-prinsip bisnis tanpa memberikan keuntungan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan (stake holder) semata melainkan juga memiliki fungsi sosoial di masyarakat.

1.2  NVISI  DAN  MISI
1.      Visi
Menjadi apotek yang menerapkan pelayanan kefarmasian yang bermutu, berkualitas dan terpecaya.

2.    Misi
-       Menyediakan obat, alat kesehatan serta  perbekalan kefarmasian lainnya yang bermutu, berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat
-       Melaksanakan pelayanan kefarmasian yang informatif  dengan memerapkan konsep Pharmaceutical care secara profesional

1.3         Gambaran Singkat Bisnis
Apotek Sehat yang akan didirikan di jalan Pranuka No. 02  merupakan suatu pendirian apotek baru. Pelayanan  kefarmasian yang akan diberikan oleh apotek Sehat ini antara lain  pelayanan konsultasi, informasi, edukasi dan monitoring dalam hal  penggunaan obat,  penyediaan obat-obatan dan delivery service.  Apotek  Sehat melayani permintaan obat  resep dan obat bebas bagi semua kelompok masyarakat.

1.4         Bentuk Bisnis
Kepemilikan Apotek Sehat dalam bentuk saham yang dipegang oleh PSA (50%) dan APA (50%). Sedangkan Apoteker Penanggung jawab Apotek Sehat adalah Ivan Andreas

1.5         Produk
Produk yang akan diberikan oleh Apotek Sehat adalah produk  farmasi dan jasa pelayanan kefarmasian. Kedua produk tersebut dikemas dalam sistem pelayanan yang terpadu dan profesional :
-   Produk farmasi
Produk yang disediakan berupa obat yang termasuk ke dalam obat wajib  apotek, obat etikal (obat dengan resep dokter), obat bebas terbatas dan obat bebas. 
-   Jasa pelayanan kefarmasian
Apotek Sehat memberikan jasa pelayanan kefarmasian berupa konsultasi, informasi, edukasi dan monitoring dalam hal penggunaan  obat, penyediaan obat-obatan, dan delivery service.
Sistem pelayanan di Apotek Sehat merupakan sistem pelayanan  yang berorientasi pada kepuasan konsumen dengan cara memberikan lingkungan (baik tempat, fasilitas maupun personel) apotek yang kondusif bagi kenyamanan konsumen, pelayanan yang cepat, serta berusaha menjaga hubungan baik yang berkelanjutan dengan konsumen.

1.6         Srategi
Strategi dari apotek adalah :
a.    Menjamin bahwa seluruh proses terapi obat yang diberikan merupakan terapi obat yang tepat, efektif, nyaman dan aman bagi pasien,
b.    Mengatasi masalah baru yang timbul dalam terapi obat dan mencegah timbulnya masalah lain di masa yang akan datang,
c.    Memberikan pelayanan kepada pasien atau masyarakat yang ingin melakukan pegobatan mandiri,
d.    Melakukan efisiensi biaya kesehatan masyarakat,
e.    Memberikan informasi dan konsultasi obat,
f.     Melakukan monitoring obat dan evaluasi penggunaan obat,
g.    Merancang SOP (standart operating procedure) dan standar organisasi kerja,
h.    Memberlakukan sistam reward dan punishment bagi seluruh karyawan

1.7         Tujuan Pendirian Apotek
1. Sebagai tempat pengabdian profesi apoteker.
2. Melayani kebutuhan obat, bahan obat, alat kesehatan serta perbekalan farmasi lainnya sesuai dengan kebutuhan masyrakat dengan berorientasi kepada kepentingan dan kepuasan pasien sebagai implementasi kompetensi profesi  farmasis.
3. Memberikan dan menyediakan informasi, edukasi dan konsultasi kesehatan kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, khususnya obat dan cara pengobatan yang tepat

1.8         Aspek Lokasi
Nama apotek yang akan didirikan adalah Apotek Sehat, terletak di JL. Raya Pramuka 02, lokasi apotek strategis dan akan menentukan keberhasilan apotek dan erat hubungannya dengan aspek pasar.
1. Denah lokasi : terlampiran
2. Datadata pendukung:
a. Kepadatan Penduduk
Apotek Sehat berada didaerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi,   dekat dengan klinik dan perumahan.
b. Tingkat sosial dan ekonomi
Tingkat pendidikan masyarakat relatif tinggi mengingat letak Apotek Sehat yang berada di lingkungan perumahan, pusat perbelanjaan, dan sekolah. Dengan demikian tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan cukup baik. Keadaan ekonomi secara relatif cukup baik.
c. Pelayanan kesehatan lain
 Sarana pelayanan kesehatan di sekitar apotek yang akan didirikan antara lain:
1) Klinik Bersalin Indo Sehat
2) Klinik Dokter Husada
d. Jumlah Pesaing
Jumlah Apotek sebagai pesaing adalah 2, yaitu Apotek karina, Apotek Linda. Akan tetapi dengan melihat lokasi yang sangat strategis maka diharapkan apotek dapat bersaing dengan apotek lainnya.
e. Dekat Pusat Keramaian
 Apotek Sehat dekat dengan pusat keramaian seperti pom bensin, JalanRaya.
f. Mudah dijangkau
 Lokasi apotek sangat mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan, bisa
 dijangkau dengan berbagai kendaraan umum.
3. Data Hasil Survey
     Dilihat dari hasil survey mengenai peta lokasi dan peta pasar terutama keberadaan apotekapotek lain yang lebih dahulu berdiri sebagai calon kompetitor dan klinik dokter di sekitar lokasi, apotek Sehat memiliki peluang saing yang besar dengan mengutamakan pelayanannya .

1.9         Peluang/Prospek Pemasaran
Berdasarkan datadata yang diperoleh dari survey pendahuluan terhadap posisi strategis daerah/ peta lokasi dan keberadaan kompetitor, dapat diterangkan beberapa hal yang penting. Hal ini dapat dilihat dari aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap apotek baru yang akan didirikan.
A.    Kekuatan/Strength
Yang menjadi kekuatan kompetitif apotek baru yang akan didirikan adalah
sebagai berikut :
1.      Apotek dengan konsep pelayanan patient oriented yang berbasis layanan kefarmasian pharmaceutical care.  
2.      Letak/lokasi apotek berada di Jl. Pramuka yang ramai dilalui arus kendaraan dan mudah dijangkau dari segala arah.
3.      Petugas apotek yang handal dan loyal, terdiri dari tenaga yang sudah berpengalaman dan tenagatenaga muda yang penuh semangat dan kreatif.  
4.      Apoteker yang selalu standby di apotek, siap memberikan layanan dan konsultasi seputar obat.
B. Kelemahan/Weakness
1.    Merupakan apotek baru, belum dikenal oleh masyarakat, dan belum mempunyai langganan yang loyal.
2.    Modal terbatas
C. Peluang/Opportunity   
1. Potensi Daerah
a. Jumlah Penduduk cukup padat dekat dengan perumahan, sehingga menjadi sumber pelanggan apotek yang potensial,
b. Penduduk dengan latar belakang sosial yang beragam, sangat memungkinkan untuk menjadi pelanggan. Masyarakat golongan ini mempunyai daya beli lebih tinggi, karena itu apotek harus dikonsep sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi keinginan pelanggan seperti mereka. Sebagai contoh apotek ditata agar bersih, nyaman, elegan, tanpa menimbulkan konsep mahal, sehingga tetap dapat menarik pelanggan dari kelas social menengah ke bawah.
c. Penduduk golongan geriatri cukup banyak. Kaum geriatri banyak mengalami masalah kesehatan, terutama penyakitpenyakit degeneratif. Apotek dapat menerbitkan brosur, melakukan komunikasi telepon/telefarma untuk menarik simpati mereka.
2. Mitra kerja klinik lainnya siap untuk disuply.

D.  Ancaman (Threat)  
-  Kemungkinan munculnya kompetitor baru.















BAB II
RENCANA PEMASARAN

2.1     Aspek Pasar dan Pemasaran
1.        Potensi pasar
Letal yang Sangat strategis dan dekat dengan berbagai pusat pelayanan kesehatan menjadikan potensi pasar Apotek Sehat cukup menjanjikan.
2.        Market Share
Jumlah pesaing di sekitar apotek Sehat : 2 apotek

2.2  Pengelolaan Sumberdaya Manusia
Untuk dapat mengelola sebuah apotek diperlukan tenag kerja yang sesuai bidangnya, oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang efektif dan efisian sehingga tujuan organisasi tercapai. Apotek Sehat merekrut 6 karyawan dengan susunan sebagai berikut :
- Apoteker Pengelola Apotek   : 1 orang  
- Apoteker Pendamping            : 1 orang
- Asisten Apoteker                     : 2 orang
- Pembantu Umum                     : 2 orang
- Akuntan                                  : 1 orang
Apotek Sehat ini dibuka tiap hari senin sampai sabtu selama 25 hari dalam tiap bulan dari mulai pukul 09.00-21.00, oleh sebab itu  dilakukan pembagian jam kerja  menjadi 2 shift yaitu shift pagi (09.00-15.00) dan shift sore (15.00-21.00).
1) Deskripsi kerja
A. Apoteker Pengelola Apotek
Tugas dan kewajiban pengelola apotek antara lain :
1. memimpin seluruh kegiatan apotek
2. berkewajiban serta bertanggungjawab penuh untuk mengelola
apotek yang meliputi beberapa bidang antara lain :
a) Pelayanan Kefarmasian
b) Adsministrasi dan Keuangan
c) Ketenangan atau Personalia
d) Bidang lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungís apotek
3. Melakukan langkahlangkah untuk mengembangkan hasil dna kualitas apotek
  Tanggungjawab pengelola apotek yaitu :
APA bertanggungjawab atas kelancaran segala bidang dlam apotek serta bertanggungjawab terhadap kelancaran hidup apotek yang dipimpinnya.

B.     Apoteker Pendamping
Tugas dan kewajiban :
- Melaksanakan seluruh tugas dan kewajiban APA, bilamana APA berhalangan selam jam kerja apotek.
- Dalam melaksanakan segala tindakan, terutama dalam halhal penting yang  mendasar dan strategis, harus mendapat persetujuan dari APA.
Tanggungjawab dan wewenang :
Apoteker Pendamping bertanggungjawab penuh kepada APA dna melaksanakan tugas dan fungsi sebagai apoteker pendamping sesuai dengan petunjuk dan atau instruksi dari APA.
   
C. Asisten Apoteker
Tugas dan kewajiban :
1) Melaksanakan pekerjaan yang seusai dengan profesinya sebagai asisten apoteker, yaitu meliputi :
a. pelayanan kefarmasian (pelayanan obat bebas san obat dengan resep) sesuai petunjuk pimpinan apotek.
b. Mengerjakan pengubahan bentuk pembuatan sedían racikan dan meracik.
c. Menyusun, membendel dan menyimpan resep dengan baik.
d. Mencatat laporan penggunaan obat dan perbekalan farmasi (narkotik, psikotropik, statistik resep dan OGB, OWA) dan waktu kadaluarsa.
e. Mendata kebutuhan obat dalam defekta dan membantu kelancaran kegiatan pembelian.
f. Menerima barang pesanan, memeriksa dan menandatangani faktur, mencatat ke dalam buku pembelian (komputer) dan menjaga agar daftar harga tetap up to date.
g. Memelihara kebersihan, kerapihan serta keteraturan ruang pelayanan dan peracikan obat.
h. Mengelompokkan dan menata obat sesuai abjadnya.
2)  Dalam keadaan tertentu dapat menggantikan tugas kasir, reseptir dan lain sebagainya.
Tanggungjaab dan wewenang :
Bertanggungjawab kepada pimpinan apotek atas segala kebenaran tugas yang diselesaikannya. Berwenag melaksnakan pelayanan kefarmasian sesuai petunjuk dan atau instruksi pimpinan apotek.

D. Pembantu Umum
Tugas dan kewajiban :
1. Menjamin kebersihan di seluruh lingkungan kerja apotek
2. Mengelola sampah apotek dengan peb\nuh tanggungjawab
3. Membantu AA dalam pengadaan dan penyiapan obat Tanggungjawab dan wewenang
Bertanggungjawab langsung kapada pimpinan apotek dan melaksanakan tugas sesuai instruksi dan petunjuk pimpinan apotek.

2.3  Rincian Umum Kebutuhan
1.
ANGGARAN POKOK TEMPAT/BANGUNAN

a.
Milik Apoteker sendiri (dihitung sbg sewa per tahun) x lama sewa


b.
Sewa/Kontrak (besarnya sewa/kontrak) x lama sewa


c.
Milik Pemodal  (dihitung sbg sewa per tahun) x lama sewa

2.
ANGGARAN POKOK PENGADAAN FASILITAS


a.
Pengadaan Papan Praktik


b.
Ruang Tunggu Pasien



Kursi/bangku tunggu pasien


c.
Tempat Penerimaan Resep


d.
Ruang Skrining Resep dan Dokmentasi Pasien


e.
Pengadaan di Ruang Praktik



1)
Penyekatan Ruang (jika belum ada)



2)
Meja dan kursi praktik



3)
Almari/rak simpan dokumen praktik



4)
Timbangan badan



5)
Berkas-berkas dokumen praktik (Copy Resep, PMR, Skrining, Komponding)



6)
Alat-alat tulis



7)
Buku-buku Literatur dan SOP Pelayanan



8)
Stempel SIPA



9)
Gambar/poster mekanisme kerja obat dll



10)
Baju Praktik


f.
Ruang Komponding/Peracikan/Penyiapan Sediaan



1)
Meja Racik (bisa berupa blok beton keramik)



2)
Dokumen SPO Komponding/Peracikan



3)
Timbangan mg halus dan anak timbangan



4)
Mortir dan stamper



5)
Kertas perkamen



6)
Pot-pot plastik/plastik pembungkus



7)
Etiket dan label yang sesuai



8)
Pemanas air (kompor listrik)



9)
Serbet/lap pembersih



10)
Wastafel



11)
Tempat/rak simpan peralatan peracikan



12)
Tempat/rak simpan dokumen komponding/peracikan


g.
Ruang Gudang II (Pengambilan)



1)
Penyekatan



2)
Rak-rak



3)
Dokumen Gudang II (billing, defekta gudang, dll)



4)
Dokumen SPO Gudang II


h.
Ruang Pemeriksaan Kualitas Obat (Sederhana)



1)
Meja – kursi pemeriksaan



2)
Peralatan pemeriksaan sederhana



3)
Dokumen SPO Pemeriksaan


i.
Ruang Gudang I (Penerimaan/Simpan/Stok Awal)



1)
Penyekatan Ruang



2)
Rak-rak



3)
Almari simpan obat-obat khusus



4)
Almari pendingin (cool storage) obat-obat tertentu



5)
Perlengkapan untuk Repacking



6)
Meja kursi administrasi Gudang I (termasuk peralatan tulis)



7)
Dokumen Gudang I (Kartu stok, billing, buku keluar masuk, defekta gudang, dll)



8)
Dokumen SPO Gudang I

3.
ANGGARAN POKOK PENGADAAN PERBEKALAN (Sesuai Kebutuhan)


1)
Obat-obat Generik-Esensial


2)
Obat-obat Merek Dagang


3)
Obat-obat OTC


4)
Peralatan & perawatan kesehatan


5)
Suplemen


6)
Lain-lain

4.
ANGGARAN DUKUNGAN SISTEM ADMINISTRASI


1)
Ruang Administrasi (jika perlu)


2)
Cetak Surat Pesanan


3)
Administrasi pesanan


4)
Defekta pesanan


5)
Perangkat komputer (jika perlu)


6)
Dokumen2 SPO Pesanan

5.
ANGGARAN DUKUNGAN PERSONALIA (ini tidak termasuk nilai investasi)


1)
Tenaga Teknis Kefarmasian (jumlah x gajih/orang/setahun)


2)
Tenaga Administrasi dan Gudang (jumlah x gajih/orang/setahun)


3)
Tenaga Keuangan (jumlah x gajih/orang/setahun)


4)
Tenaga Umum (jumlah x gajih/orang/setahun)


5)
Tenaga Lainnya (jumlah x gajih/orang/setahun)

6.
ANGGARAN BIAYA PENUNJANG

7.
ANGGARAN CADANGAN LAINNYA









2.4  Tenaga Kerja
Struktur Organisasi :
Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 6 orang, dengan rincian sbb :
APA                               : 1 orang  
Apoteker Pendamping  : 1 orang  
AA                                : 1 orang  
Pembantu Umum          : 2 orang  
Akuntan                         : 1 orang

BAB III

PENUTUP


Berdasarkan analisa situasi dan dengan memperhatikan studi kelayakannya, maka pendirian Apotek Sehat mempunyai prospek yang cukup bagus, baik ditinjau dari segi pelayanan maupun usaha



























Lampiran 1


Keterangan :









 

Lampiran 2

SYARAT DAN KETENTUAN POKOK KERJASAMA
Syarat-syarat dan Ketentuan Kerjasama :
  1. Perorangan/Badan Hukum Indonesia (sertakan copy bukti identitas diri/Pejabat Perusahaan)
  2. Copy bukti kepemilikan atas aset-aset yang disertakan dalam investasi
  3. Pernyatan Penyerahan Perbekalan Farmasi/Obat yang selanjutnya nilai obat tersebut (faktur) sebagai penyertaan modal
  4. Menyetorkan Investasi/Modal/Dana sesuai komitmen (Lampiran 2)

*) Syarat 3 : khusus bagi Apotek Lama yang berdiri sebelum 01 September 2011


PERNYATAAN PENYERAHAN PERBEKALAN FARMASI/OBAT
(Khusus bagi Apotek Lama yang berdiri sebelum 1 September 2011)

Mentaati ketentuan Pasal 98(2) dan Pasal 108(1) UU No.36 Tahun 2009 beserta PP51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, saya :
Nama                           : ______________________________________
Alamat                        : ______________________________________
Pekerjaan                     : ______________________________________

Dengan ini menyerahkan Perbekalan Farmasi/Obat yang telah diaudit secara cermat dan teliti oleh Apoteker sebagaimana rincian dalam suatu lampiran terpisah dari pernyataan ini untuk digunakan sebagai Investasi dengan nilai sebesar Rp________________________,-
Kepada                                    :
Nama                                       : ______________________________________
Alamat                                    : ______________________________________
Pekerjaan                                 : Apoteker
Nomor STRA                          : ______________________________________
Secara                                      : Tunai/Transfer/Cek/Giro
Hal-hal selanjutnya adalah mengikuti ketentuan dalam Perjanjian Kerjasama Penyertaan Modal.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dalam keadaan sadar dan akal sehat dan tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun.

_____________, tanggal ______________

        Yang membuat Pernyataan,


    (___________________________)





















Lampiran 3
BUKTI PENYERTAAN MODAL

Atas Rencana Apoteker untuk mendirikan dan menyelenggarakan Apotek (praktik kefarmasian) dengan ini saya :
Nama                                       : ______________________________________
Alamat                                    : ______________________________________
Pekerjaan                                 : ______________________________________

Menyertakan Modal/Investasi  :
Kepada :
Nama                                       : ______________________________________
Alamat                                    : ______________________________________
Pekerjaan                                 : Apoteker
Nomor STRA                          : ______________________________________
Secara                                      : Tunai/Transfer/Cek/Giro
Dengan perincian sebagai berikut (Lampiran 3) :
No.
Spesifikasi Aset
Nilai
Status
1.
Tanah dan Bangunan (sbg sewa)
Rp...................
Hak Milik
2.
Dana/Uang Tunai
Rp...................

3.
Lainnya
Rp...................

Total Investasi :



Dan telah membaca dengan cermat dan teliti atas naskah Perjanjian Kerjasama Penyertaan Modal yang disusun oleh Apoteker serta bersedia untuk mentaati ketentuan-ketentuan yang ada di dalamnya.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dalam keadaan sadar dan akal sehat dan tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun.
_____________, tanggal ______________

             Pihak yang menerima,


(________________________________)
         Pihak yang menyerahkan


(_____________________________)


























 
Lampiran 4

RINCIAN DAN JADWAL BAGI HASIL INVESTASI

Atas Setiap Investasi yang ditanamkan oleh Pemodal memperoleh kepastian, maka setiap akhir tahun Pemodal akan memperoleh hasil dengan rumusan sebagai berikut :


 
X
 
HASIL BERSIH YANG DISISIHKAN
 
X  40%
 
Hasil Investasi           = 
 


40% adalah proporsi yang masih dapat dinegosiasikan, akan tetapi paling tinggi  adalah sebesar 49%

HASIL BERSIH = adalah hasil kotor setelah dikurangi semua beban yang harus ditanggung untuk operasional praktik kefarmasian (Apotek)

Contoh :
Apoteker Firman melakukan penawaran untuk berinvestasi di Apotek yang didirikannya kepada Tn Burhan, Tn Candra dan Tn. Dibyo. Total Investasi yang dibutuhkan adalah Rp 280 juta dengan komitmen bagi hasil sebesar 40%. Sesuai jadwal yang ditentukan pada tanggal 05 Agustus 2011, ketiga orang tersebut setuju dan akhirnya menginvestasikan modalnya masing-masing adalah sebesar Rp 50 juta; Rp 80 juta dan Rp 150 juta. Pada 31 Juli, Hasil Bersih penyelenggaraan Apotek yang dijalankan adalah sebesar Rp 100 juta.

Maka Pembagian Hasil per tanggal 04 Agustus 2012 adalah :

Hasil Investasi Tn. Burhan                 = 50/280 x 40% x Rp 100 juta
                                                            = Rp 7,143 juta

Hasil Investasi Tn. Candra                 = 80/280 x 40% x Rp 100 juta
                                                            = Rp 11,428 juta

Hasil Investasi Tn. Dibyo                   = 150/280 x 40% x Rp 100 juta
                                                            = Rp 21,429 juta
Masing-masing investasi Tn. Burhan, Tn, Candra dan Tn. Dibyo adalah tetap sebesar seperti semula, kecuali jika selanjutnya ditambah-investasikan. Hal ini akan merubah konfigurasi investasi.

Komentar

Postingan Populer