PROPOSAL PENDIRIAN APOTEK
PROPOSAL PENDIRIAN APOTEK
Apotek “Sehat”

Di
susun Oleh :
Astri Anggraini 14390004
Ayu Ernita 13390007
Ivan Andreas Lauri 14390015
Karina Anggraini 14390018
Linda Fitriani 14390019
Selviana Ardiyanti
14390032
POLITEKNIK
KESEHATAN TANJUNGKARANANG
JURUSAN
DIII FARMASI TANJUNGKARANG
TAHUN
2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun
hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas
bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik
materi maupun pikirannya.
Dan
harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi
makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena
keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak
kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran
dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Bandar Lampung.
Mei 2107
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................. i
KATA PENGANTAR .......................................................................... ii
DAFTAR ISI.......................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang............................................................................ 1
1.2
VISI
DAN MISI........................................................................ 1
1.3
Gambaran Singkat Bisnis............................................................ 2
1.4
Bentuk Bisnis ............................................................................. 2
1.5
Produk......................................................................................... 2
1.6
Srategi ........................................................................................ 3
1.7
Tujuan Pendirian Apotek............................................................ 3
1.8
Aspek Lokasi............................................................................... 4
1.9
Peluang/Prospek Pemasaran....................................................... 5
BAB II RENCANA PEMASARAN
2.1 Aspek
Pasar dan Pemasaran........................................................ 7
2.2 Pengelolaan
Sumberdaya Manusia............................................. 7
2.3 Rincian
Umum Kebutuhan ........................................................ 9
2.4 Tenaga
Kerja............................................................................... 12
BAB III PENUTUP............................................................................... 13
LAMPIRAN
BAB
I
1.1 Latar Belakang
Apotek adalah suatu tempat tertentu, tempat
dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi, perbekalan
kesehatan lainnya kepada masyarakat. Salah satu realisasi pembangunan dibidang
farmasi oleh pemerintah dan swasta adalah dengan menyediakan sarana pelayanan
kesehatan salah satunya adalah apotek.
Apotek rakyat dibentuk untuk memperluas akses
obat murah dan terjamin kepada masyarakat. Selain memperluas akses, apotek
rakyat bertujuan untuk menertibkan peredaran obat-obat palsu dan ilegal, serta
memberikan kesempatan pada apoteker untuk memberikan pelayanan kefarmasian.
Dalam upaya usaha untuk memajukan
kesejahteraan umum yang berarti mewujudkan suatu tingkat kehidupan secara
optimal, yang memenuhi kebutuhan manusia termasuk kesehatan, maka dibuatlah
proposal pendirian Apotek Rakyat yang diharapkan dapat menyebarkan obat secara
merata sehingga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan obat yang bermutu
dengan harga yang terjangkau.
Dengan demikian, seorang (APA) dalam
menjalankan profesi apotekernya di apotek tidak hanya pandai sebagai penanggung
jawab teknis kefarmasian saja, melainkan juga dapat mengelola apotek sesuai
dengan prinsip-prinsip bisnis tanpa memberikan keuntungan kepada pihak-pihak
yang memiliki kepentingan (stake holder) semata melainkan juga memiliki fungsi
sosoial di masyarakat.
1.2 NVISI
DAN MISI
1. Visi
Menjadi
apotek yang menerapkan pelayanan kefarmasian yang bermutu, berkualitas dan
terpecaya.
2.
Misi
- Menyediakan
obat, alat kesehatan serta perbekalan
kefarmasian lainnya yang bermutu, berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat
- Melaksanakan
pelayanan kefarmasian yang informatif dengan memerapkan konsep Pharmaceutical care secara profesional
1.3
Gambaran
Singkat Bisnis
Apotek Sehat yang akan didirikan di jalan Pranuka No. 02
merupakan suatu pendirian apotek baru. Pelayanan kefarmasian yang akan diberikan oleh apotek Sehat ini antara lain pelayanan konsultasi, informasi, edukasi dan
monitoring dalam hal penggunaan
obat, penyediaan obat-obatan dan
delivery service. Apotek Sehat melayani
permintaan obat resep dan obat bebas
bagi semua kelompok masyarakat.
1.4
Bentuk
Bisnis
Kepemilikan Apotek Sehat dalam bentuk saham yang dipegang oleh
PSA (50%) dan APA (50%). Sedangkan Apoteker Penanggung jawab Apotek Sehat adalah Ivan Andreas
1.5
Produk
Produk yang akan diberikan oleh Apotek Sehat adalah produk farmasi dan jasa pelayanan kefarmasian. Kedua
produk tersebut dikemas dalam sistem pelayanan yang terpadu dan profesional :
-
Produk farmasi
Produk yang disediakan berupa obat yang
termasuk ke dalam obat wajib apotek,
obat etikal (obat dengan resep dokter), obat bebas terbatas dan obat
bebas.
-
Jasa pelayanan kefarmasian
Apotek Sehat memberikan jasa pelayanan kefarmasian
berupa konsultasi, informasi, edukasi dan monitoring dalam hal penggunaan obat, penyediaan obat-obatan, dan delivery
service.
Sistem
pelayanan di Apotek Sehat merupakan
sistem pelayanan yang berorientasi pada
kepuasan konsumen dengan cara memberikan lingkungan (baik tempat, fasilitas
maupun personel) apotek yang kondusif bagi kenyamanan konsumen, pelayanan yang
cepat, serta berusaha menjaga hubungan baik yang berkelanjutan dengan konsumen.
1.6
Srategi
Strategi
dari apotek adalah :
a. Menjamin
bahwa seluruh proses terapi obat yang diberikan merupakan terapi obat yang
tepat, efektif, nyaman dan aman bagi pasien,
b. Mengatasi
masalah baru yang timbul dalam terapi obat dan mencegah timbulnya masalah lain
di masa yang akan datang,
c. Memberikan
pelayanan kepada pasien atau masyarakat yang ingin melakukan pegobatan mandiri,
d. Melakukan
efisiensi biaya kesehatan masyarakat,
e. Memberikan
informasi dan konsultasi obat,
f. Melakukan
monitoring obat dan evaluasi penggunaan obat,
g. Merancang
SOP (standart operating procedure) dan standar organisasi kerja,
h. Memberlakukan
sistam reward dan punishment bagi seluruh karyawan
1.7
Tujuan
Pendirian Apotek
1. Sebagai tempat pengabdian profesi
apoteker.
2. Melayani kebutuhan
obat, bahan obat, alat kesehatan serta perbekalan farmasi lainnya sesuai dengan
kebutuhan masyrakat dengan berorientasi kepada kepentingan dan kepuasan pasien
sebagai implementasi kompetensi profesi farmasis.
3. Memberikan dan
menyediakan informasi, edukasi dan konsultasi kesehatan kepada masyarakat
sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, khususnya
obat dan cara pengobatan yang tepat
1.8
Aspek
Lokasi
Nama apotek yang akan didirikan adalah
Apotek Sehat,
terletak di JL. Raya Pramuka
02, lokasi apotek strategis dan akan
menentukan keberhasilan apotek dan erat hubungannya dengan aspek pasar.
1. Denah lokasi : terlampiran
2. Data‐data
pendukung:
a. Kepadatan Penduduk
Apotek Sehat berada didaerah dengan kepadatan
penduduk yang tinggi, dekat dengan
klinik dan perumahan.
b. Tingkat sosial dan
ekonomi
Tingkat pendidikan masyarakat relatif
tinggi mengingat letak Apotek Sehat
yang
berada di lingkungan perumahan, pusat perbelanjaan, dan sekolah. Dengan
demikian tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan cukup baik.
Keadaan ekonomi secara relatif cukup baik.
c. Pelayanan kesehatan
lain
Sarana
pelayanan kesehatan di sekitar apotek yang akan didirikan antara lain:
1) Klinik Bersalin Indo
Sehat
2) Klinik Dokter Husada
d. Jumlah Pesaing
Jumlah Apotek sebagai pesaing adalah 2,
yaitu Apotek karina,
Apotek Linda. Akan
tetapi dengan melihat lokasi yang sangat strategis maka diharapkan apotek dapat
bersaing dengan apotek lainnya.
e. Dekat Pusat Keramaian
Apotek
Sehat dekat
dengan pusat keramaian seperti pom bensin, JalanRaya.
f. Mudah dijangkau
Lokasi
apotek sangat mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan, bisa
dijangkau
dengan berbagai kendaraan umum.
3.
Data Hasil Survey
Dilihat dari hasil survey mengenai peta
lokasi dan peta pasar terutama keberadaan apotek‐apotek lain yang lebih dahulu berdiri
sebagai calon kompetitor dan klinik dokter di sekitar lokasi, apotek Sehat memiliki peluang saing yang besar
dengan mengutamakan pelayanannya .
1.9
Peluang/Prospek
Pemasaran
Berdasarkan data‐data yang diperoleh dari
survey pendahuluan terhadap posisi strategis daerah/ peta lokasi dan keberadaan
kompetitor, dapat diterangkan beberapa hal yang penting. Hal ini dapat dilihat
dari aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap apotek baru yang
akan didirikan.
A. Kekuatan/Strength
Yang menjadi kekuatan
kompetitif apotek baru yang akan didirikan adalah
sebagai berikut :
1. Apotek
dengan konsep pelayanan patient oriented
yang berbasis layanan kefarmasian pharmaceutical
care.
2. Letak/lokasi
apotek berada di Jl. Pramuka
yang
ramai dilalui arus kendaraan dan mudah dijangkau dari segala arah.
3. Petugas
apotek yang handal dan loyal, terdiri dari tenaga yang sudah berpengalaman dan
tenaga‐tenaga muda yang penuh
semangat dan kreatif.
4. Apoteker
yang selalu stand‐by
di apotek, siap memberikan layanan dan konsultasi seputar obat.
B. Kelemahan/Weakness
1. Merupakan
apotek baru, belum dikenal oleh masyarakat, dan belum mempunyai langganan yang
loyal.
2. Modal
terbatas
C. Peluang/Opportunity
1. Potensi Daerah
a. Jumlah Penduduk cukup
padat dekat dengan perumahan, sehingga menjadi sumber pelanggan apotek yang
potensial,
b. Penduduk dengan latar
belakang sosial yang beragam, sangat memungkinkan untuk menjadi pelanggan.
Masyarakat golongan ini mempunyai daya beli lebih tinggi, karena itu apotek
harus dikonsep sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi keinginan pelanggan seperti
mereka. Sebagai contoh apotek ditata agar bersih, nyaman, elegan, tanpa
menimbulkan konsep mahal, sehingga tetap dapat menarik pelanggan dari kelas
social menengah ke bawah.
c.
Penduduk golongan geriatri cukup banyak. Kaum geriatri banyak mengalami masalah
kesehatan, terutama penyakit‐penyakit
degeneratif. Apotek dapat menerbitkan brosur, melakukan komunikasi telepon/telefarma
untuk menarik simpati mereka.
2. Mitra kerja
klinik lainnya siap untuk disuply.
D. Ancaman (Threat)
-
Kemungkinan munculnya kompetitor baru.
BAB
II
RENCANA
PEMASARAN
2.1
Aspek Pasar dan Pemasaran
1.
Potensi pasar
Letal yang Sangat
strategis dan dekat dengan berbagai pusat pelayanan kesehatan menjadikan
potensi pasar Apotek Sehat
cukup
menjanjikan.
2.
Market Share
Jumlah pesaing di sekitar
apotek Sehat :
2 apotek
2.2 Pengelolaan Sumberdaya Manusia
Untuk dapat mengelola
sebuah apotek diperlukan tenag kerja yang sesuai bidangnya, oleh karena itu
diperlukan sumber daya manusia yang efektif dan efisian sehingga tujuan
organisasi tercapai. Apotek Sehat
merekrut
6 karyawan dengan susunan sebagai berikut :
- Apoteker Pengelola
Apotek : 1 orang
- Apoteker
Pendamping : 1 orang
- Asisten Apoteker : 2 orang
- Pembantu
Umum : 2 orang
- Akuntan
: 1 orang
Apotek Sehat ini dibuka tiap hari senin sampai sabtu
selama 25 hari dalam tiap bulan dari mulai pukul 09.00-21.00, oleh sebab
itu dilakukan pembagian jam kerja menjadi 2 shift yaitu shift pagi
(09.00-15.00) dan shift sore (15.00-21.00).
1) Deskripsi kerja
A. Apoteker Pengelola Apotek
Tugas dan kewajiban pengelola apotek
antara lain :
1. memimpin seluruh kegiatan apotek
2. berkewajiban serta bertanggungjawab
penuh untuk mengelola
apotek yang meliputi beberapa bidang
antara lain :
a) Pelayanan Kefarmasian
b)
Adsministrasi dan Keuangan
c)
Ketenangan atau Personalia
d)
Bidang lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungís apotek
3.
Melakukan langkah‐langkah
untuk mengembangkan hasil dna kualitas apotek
Tanggungjawab pengelola apotek yaitu :
APA bertanggungjawab atas kelancaran
segala bidang dlam apotek serta bertanggungjawab terhadap kelancaran hidup
apotek yang dipimpinnya.
B. Apoteker
Pendamping
Tugas dan kewajiban :
-
Melaksanakan seluruh tugas dan kewajiban APA, bilamana APA berhalangan selam
jam kerja apotek.
-
Dalam melaksanakan segala tindakan, terutama dalam hal‐hal penting yang mendasar dan strategis, harus mendapat
persetujuan dari APA.
Tanggungjawab
dan wewenang :
Apoteker
Pendamping bertanggungjawab penuh kepada APA dna melaksanakan tugas dan fungsi
sebagai apoteker pendamping sesuai dengan petunjuk dan atau instruksi dari APA.
C.
Asisten Apoteker
Tugas
dan kewajiban :
1)
Melaksanakan pekerjaan yang seusai dengan profesinya sebagai asisten apoteker,
yaitu meliputi :
a.
pelayanan kefarmasian (pelayanan obat bebas san obat dengan resep) sesuai
petunjuk pimpinan apotek.
b.
Mengerjakan pengubahan bentuk pembuatan sedían racikan dan meracik.
c.
Menyusun, membendel dan menyimpan resep dengan baik.
d.
Mencatat laporan penggunaan obat dan perbekalan farmasi (narkotik, psikotropik,
statistik resep dan OGB, OWA) dan waktu kadaluarsa.
e.
Mendata kebutuhan obat dalam defekta dan membantu kelancaran kegiatan
pembelian.
f.
Menerima barang pesanan, memeriksa dan menandatangani faktur, mencatat ke dalam
buku pembelian (komputer) dan menjaga agar daftar harga tetap up to date.
g.
Memelihara kebersihan, kerapihan serta keteraturan ruang pelayanan dan
peracikan obat.
h.
Mengelompokkan dan menata obat sesuai abjadnya.
2)
Dalam keadaan tertentu dapat menggantikan
tugas kasir, reseptir dan lain sebagainya.
Tanggungjaab
dan wewenang :
Bertanggungjawab
kepada pimpinan apotek atas segala kebenaran tugas yang diselesaikannya.
Berwenag melaksnakan pelayanan kefarmasian sesuai petunjuk dan atau instruksi
pimpinan apotek.
D.
Pembantu Umum
Tugas
dan kewajiban :
1.
Menjamin kebersihan di seluruh lingkungan kerja apotek
2.
Mengelola sampah apotek dengan peb\nuh tanggungjawab
3.
Membantu AA dalam pengadaan dan penyiapan obat Tanggungjawab dan wewenang
Bertanggungjawab
langsung kapada pimpinan apotek dan melaksanakan tugas sesuai instruksi dan
petunjuk pimpinan apotek.
2.3 Rincian Umum Kebutuhan
|
1.
|
ANGGARAN POKOK
TEMPAT/BANGUNAN
|
|||||
|
|
a.
|
Milik Apoteker
sendiri (dihitung sbg sewa per tahun)
x lama sewa
|
||||
|
|
b.
|
Sewa/Kontrak (besarnya sewa/kontrak) x lama sewa
|
||||
|
|
c.
|
Milik Pemodal (dihitung
sbg sewa per tahun) x lama sewa
|
||||
|
2.
|
ANGGARAN POKOK
PENGADAAN FASILITAS
|
|||||
|
|
a.
|
Pengadaan Papan
Praktik
|
||||
|
|
b.
|
Ruang Tunggu Pasien
|
||||
|
|
|
Kursi/bangku tunggu
pasien
|
||||
|
|
c.
|
Tempat Penerimaan
Resep
|
||||
|
|
d.
|
Ruang Skrining Resep
dan Dokmentasi Pasien
|
||||
|
|
e.
|
Pengadaan di Ruang
Praktik
|
||||
|
|
|
1)
|
Penyekatan Ruang (jika belum ada)
|
|||
|
|
|
2)
|
Meja dan kursi
praktik
|
|||
|
|
|
3)
|
Almari/rak simpan
dokumen praktik
|
|||
|
|
|
4)
|
Timbangan badan
|
|||
|
|
|
5)
|
Berkas-berkas
dokumen praktik (Copy Resep, PMR,
Skrining, Komponding)
|
|||
|
|
|
6)
|
Alat-alat tulis
|
|||
|
|
|
7)
|
Buku-buku Literatur
dan SOP Pelayanan
|
|||
|
|
|
8)
|
Stempel SIPA
|
|||
|
|
|
9)
|
Gambar/poster
mekanisme kerja obat dll
|
|||
|
|
|
10)
|
Baju Praktik
|
|||
|
|
f.
|
Ruang
Komponding/Peracikan/Penyiapan Sediaan
|
||||
|
|
|
1)
|
Meja Racik (bisa berupa blok beton keramik)
|
|||
|
|
|
2)
|
Dokumen SPO
Komponding/Peracikan
|
|||
|
|
|
3)
|
Timbangan mg halus
dan anak timbangan
|
|||
|
|
|
4)
|
Mortir dan stamper
|
|||
|
|
|
5)
|
Kertas perkamen
|
|||
|
|
|
6)
|
Pot-pot
plastik/plastik pembungkus
|
|||
|
|
|
7)
|
Etiket dan label
yang sesuai
|
|||
|
|
|
8)
|
Pemanas air (kompor listrik)
|
|||
|
|
|
9)
|
Serbet/lap pembersih
|
|||
|
|
|
10)
|
Wastafel
|
|||
|
|
|
11)
|
Tempat/rak simpan
peralatan peracikan
|
|||
|
|
|
12)
|
Tempat/rak simpan
dokumen komponding/peracikan
|
|||
|
|
g.
|
Ruang Gudang II (Pengambilan)
|
||||
|
|
|
1)
|
Penyekatan
|
|||
|
|
|
2)
|
Rak-rak
|
|||
|
|
|
3)
|
Dokumen Gudang II (billing, defekta gudang, dll)
|
|||
|
|
|
4)
|
Dokumen SPO Gudang
II
|
|||
|
|
h.
|
Ruang Pemeriksaan
Kualitas Obat (Sederhana)
|
||||
|
|
|
1)
|
Meja – kursi
pemeriksaan
|
|||
|
|
|
2)
|
Peralatan
pemeriksaan sederhana
|
|||
|
|
|
3)
|
Dokumen SPO
Pemeriksaan
|
|||
|
|
i.
|
Ruang Gudang I (Penerimaan/Simpan/Stok Awal)
|
||||
|
|
|
1)
|
Penyekatan Ruang
|
|||
|
|
|
2)
|
Rak-rak
|
|||
|
|
|
3)
|
Almari simpan
obat-obat khusus
|
|||
|
|
|
4)
|
Almari pendingin (cool storage) obat-obat tertentu
|
|||
|
|
|
5)
|
Perlengkapan untuk Repacking
|
|||
|
|
|
6)
|
Meja kursi
administrasi Gudang I (termasuk peralatan
tulis)
|
|||
|
|
|
7)
|
Dokumen Gudang I (Kartu stok, billing, buku keluar masuk,
defekta gudang, dll)
|
|||
|
|
|
8)
|
Dokumen SPO Gudang I
|
|||
|
3.
|
ANGGARAN POKOK
PENGADAAN PERBEKALAN (Sesuai Kebutuhan)
|
|||||
|
|
1)
|
Obat-obat
Generik-Esensial
|
||||
|
|
2)
|
Obat-obat Merek
Dagang
|
||||
|
|
3)
|
Obat-obat OTC
|
||||
|
|
4)
|
Peralatan &
perawatan kesehatan
|
||||
|
|
5)
|
Suplemen
|
||||
|
|
6)
|
Lain-lain
|
||||
|
4.
|
ANGGARAN DUKUNGAN
SISTEM ADMINISTRASI
|
|||||
|
|
1)
|
Ruang Administrasi (jika perlu)
|
||||
|
|
2)
|
Cetak Surat Pesanan
|
||||
|
|
3)
|
Administrasi pesanan
|
||||
|
|
4)
|
Defekta pesanan
|
||||
|
|
5)
|
Perangkat komputer (jika perlu)
|
||||
|
|
6)
|
Dokumen2 SPO Pesanan
|
||||
|
5.
|
ANGGARAN DUKUNGAN
PERSONALIA (ini tidak termasuk nilai investasi)
|
|||||
|
|
1)
|
Tenaga Teknis
Kefarmasian (jumlah x gajih/orang/setahun)
|
||||
|
|
2)
|
Tenaga Administrasi
dan Gudang (jumlah x gajih/orang/setahun)
|
||||
|
|
3)
|
Tenaga Keuangan
(jumlah x gajih/orang/setahun)
|
||||
|
|
4)
|
Tenaga Umum (jumlah
x gajih/orang/setahun)
|
||||
|
|
5)
|
Tenaga Lainnya
(jumlah x gajih/orang/setahun)
|
||||
|
6.
|
ANGGARAN BIAYA
PENUNJANG
|
|||||
|
7.
|
ANGGARAN CADANGAN
LAINNYA
|
|||||
2.4 Tenaga Kerja
Struktur Organisasi :

Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
sebanyak 6 orang, dengan rincian sbb :
APA : 1 orang
Apoteker Pendamping : 1 orang
AA : 1 orang
Pembantu
Umum : 2
orang
Akuntan
: 1 orang
BAB III
PENUTUP
Berdasarkan analisa
situasi dan dengan memperhatikan studi kelayakannya, maka pendirian Apotek Sehat mempunyai prospek
yang cukup bagus, baik ditinjau dari segi pelayanan maupun usaha
Lampiran
1

Keterangan :
![]() |
|||
Lampiran
2
SYARAT
DAN KETENTUAN POKOK KERJASAMA
Syarat-syarat dan Ketentuan Kerjasama :
- Perorangan/Badan Hukum Indonesia (sertakan copy bukti identitas diri/Pejabat Perusahaan)
- Copy bukti kepemilikan atas aset-aset yang disertakan dalam investasi
- Pernyatan Penyerahan Perbekalan Farmasi/Obat yang selanjutnya nilai obat tersebut (faktur) sebagai penyertaan modal
- Menyetorkan Investasi/Modal/Dana sesuai komitmen (Lampiran 2)
*) Syarat 3 : khusus bagi Apotek Lama yang berdiri
sebelum 01 September 2011
PERNYATAAN
PENYERAHAN PERBEKALAN FARMASI/OBAT
(Khusus
bagi Apotek Lama yang berdiri sebelum 1 September 2011)
Mentaati ketentuan Pasal 98(2) dan Pasal 108(1) UU
No.36 Tahun 2009 beserta PP51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, saya :
Nama :
______________________________________
Alamat :
______________________________________
Pekerjaan :
______________________________________
Dengan ini menyerahkan Perbekalan Farmasi/Obat yang
telah diaudit secara cermat dan teliti oleh Apoteker sebagaimana rincian dalam
suatu lampiran terpisah dari pernyataan ini untuk digunakan sebagai Investasi
dengan nilai sebesar Rp________________________,-
Kepada :
Nama :
______________________________________
Alamat :
______________________________________
Pekerjaan :
Apoteker
Nomor STRA :
______________________________________
Secara :
Tunai/Transfer/Cek/Giro
Hal-hal selanjutnya adalah mengikuti ketentuan dalam
Perjanjian Kerjasama Penyertaan Modal.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan
sebenar-benarnya dalam keadaan sadar dan akal sehat dan tanpa ada paksaan dan
tekanan dari siapapun.
_____________, tanggal ______________
Yang membuat Pernyataan,
(___________________________)
![]() |
Lampiran 3
BUKTI
PENYERTAAN MODAL
Atas Rencana Apoteker untuk mendirikan dan
menyelenggarakan Apotek (praktik kefarmasian) dengan ini saya :
Nama :
______________________________________
Alamat :
______________________________________
Pekerjaan :
______________________________________
Menyertakan
Modal/Investasi :
Kepada :
Nama :
______________________________________
Alamat :
______________________________________
Pekerjaan :
Apoteker
Nomor STRA :
______________________________________
Secara :
Tunai/Transfer/Cek/Giro
Dengan perincian sebagai berikut (Lampiran 3) :
|
No.
|
Spesifikasi
Aset
|
Nilai
|
Status
|
|
1.
|
Tanah dan Bangunan (sbg sewa)
|
Rp...................
|
Hak Milik
|
|
2.
|
Dana/Uang Tunai
|
Rp...................
|
|
|
3.
|
Lainnya
|
Rp...................
|
|
|
Total Investasi :
|
|
|
|
Dan telah membaca dengan cermat dan teliti atas naskah
Perjanjian Kerjasama Penyertaan Modal yang disusun oleh Apoteker serta bersedia
untuk mentaati ketentuan-ketentuan yang ada di dalamnya.
Demikian pernyataan ini
saya buat dengan sebenar-benarnya dalam keadaan sadar dan akal sehat dan tanpa
ada paksaan dan tekanan dari siapapun.
_____________, tanggal ______________
|
Pihak yang menerima,
(________________________________)
|
Pihak yang menyerahkan
(_____________________________)
|
![]() |
Lampiran
4
RINCIAN
DAN JADWAL BAGI HASIL INVESTASI
|
|
|
40% adalah proporsi yang masih dapat dinegosiasikan,
akan tetapi paling tinggi adalah sebesar
49%
HASIL BERSIH = adalah hasil kotor setelah dikurangi
semua beban yang harus ditanggung untuk operasional praktik kefarmasian
(Apotek)
Contoh :
Apoteker Firman melakukan penawaran untuk berinvestasi
di Apotek yang didirikannya kepada Tn Burhan, Tn Candra dan Tn. Dibyo. Total
Investasi yang dibutuhkan adalah Rp 280 juta dengan komitmen bagi hasil sebesar
40%. Sesuai jadwal yang ditentukan pada tanggal 05 Agustus 2011, ketiga orang
tersebut setuju dan akhirnya menginvestasikan modalnya masing-masing adalah
sebesar Rp 50 juta; Rp 80 juta dan Rp 150 juta. Pada 31 Juli, Hasil Bersih
penyelenggaraan Apotek yang dijalankan adalah sebesar Rp 100 juta.
Maka Pembagian Hasil per tanggal 04 Agustus 2012
adalah :
Hasil Investasi Tn. Burhan = 50/280 x 40% x Rp 100 juta
=
Rp 7,143 juta
Hasil Investasi Tn.
Candra = 80/280 x 40% x Rp
100 juta
=
Rp 11,428 juta
Hasil Investasi Tn. Dibyo = 150/280 x 40% x Rp 100 juta
=
Rp 21,429 juta
Masing-masing investasi
Tn. Burhan, Tn, Candra dan Tn. Dibyo adalah tetap sebesar seperti semula,
kecuali jika selanjutnya ditambah-investasikan. Hal ini akan merubah
konfigurasi investasi.


Komentar
Posting Komentar