MAKALAH PENYAKIT MAAG (GASTRITIS)
MAKALAH
PENYAKIT
MAAG (GASTRITIS)

Di
Susun Oleh:
ABYAN
ROFID
1613351003
POLITEKNIK
KESEHATAN TANJUNG KARANG
JURUSAN
D.IV KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN
2019
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmatNya sehingga
makalah ini dapat tersusun hingga selesai.
kami berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman untuk para pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar
makalah ini bisa pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Terlepas dari segala hal tersebut, Kami
sadar sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karenanya kami dengan lapang dada menerima segala
saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami ucapkan terimakasih dan
berharap semoga makalah ini bisa memberikan manfaat untuk pembaca.
Bandarlampung, 28 februari 2019
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Gastritis atau yang
umum dikenal dengan sebutan Maag adalah penyakit yang sering terjadi di
masyarakat, namun begitu penyakit ini sering diremehkan dan disepelekan oleh
penderitanya. Pada kenyataannya, penyakit gastritis tidak bisa diremehkan.
Gastritis adalah penyakit pencernaan pada lambung yang dikarenakan oleh
produksi asam lambung yang berlebihan. Hal ini mengakibatkan imflamasi atau
peradangan dari mukosa lambung. Penderitanya merasa akan merasa perutnya perih
dan mulas di daerah sekitar ulu hati. Jika hal ini dibiarkan dan diabaikan
berlarut-larut maka akan memicu erosi mukosa lambung. Dalam beberapa kasus
gastritis dapat menyebabkan bisul (ulkus) pada lambung dan peningkatan kanker
perut.
Penyakit ini menyerang
laki-laki lebih banyak dari pada wanita. Laki-laki lebih banyak mengalami
gastritis karena kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan merokok.
Faktor-faktor lain yang berkaitan dengan sakit maag antara lain adalah riwayat
keluarga yang menderita sakit maag, kurangnya daya mengatasi atau adaptasi yang
buruk terhadap stres.
1.2 Rumusan
Masalah
1.
Apa itu penyakit magg
(gastritis)?
2.
Jenis penyakit magg dan bahaya
nya?
3.
Faktor timbulnya penyakit magg
(gastritis)?
4.
Efek yang dirasakan karena
penyakit magg (gastritis)?
5.
Bagaimana cara mencegah
penyakit magg (gastritis)?
1.3 Tujuan
1.
Untuk mengetahui penyakit magg
(gastritis)
2.
Mengetahui jenis penyakit magg
dan bahayanya
3.
Mengetahui faktor timbulnya
penyakit magg (gastritis)
4.
Mengetahui efek yang dirasakan
karena penyakit magg (gastritis)
5.
Mengetahui bagaimana cara mencegah
penyakit magg (gastritis)
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian penyakit
Magg (Gastritis)
Penyakit
maag pada dasarnya dibagi menjadi dua kategori. Penyakit maag akut dan penyakit
maag kronis. Penyakit maag itu sendiri, senyatanya bukanlah merupakan penyakit
tunggal. Penyakit maag muncul akibat dari beberapa kondisi kesehatan yang
buruk. Yang kerap kali terjadi dan kerap ditemui adalah, peradangan pada
lambung timbul akibat dari bakteri bernama Helicobacter
pylori. Bakteri yang juga dikenal sebagai bakteri yang dapat menyebabkan
borok (ulcer) pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri ini
dikategorikan sebagai penyakit maag kronis. Perlu untuk masyarakat awam
ketahui, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori bisa sangat
membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis sama sekali tidak bisa dianggap
enteng karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.
Selain
penyakit maag kronis, penyakit maag yang paling banyak didapati di masyarakat
adalah penyakit maag akut. Penyebab penyakit maag akut rata-rata disebabkan
oleh stress, pemakaian zat-zat kimia tertentu, konsumsi minuman keras, serta
kebiasaan menyantap makanan yang terlalu pedas atau kelewat asam. Ketika seseorang
mengalami stress, akan timbul perangsangan saraf simpatis NV atau Nervus vagus,
yang serta merta akan meningkatkan produksi asam klorida (HCl) di dalam
lambung. Tingginya produksi asam klorida di dalam lambung akan
mengakibatkan rasa perih, mual, muntah-muntah dan juga anoreksia. Namun, berita
baiknya, penyakit maag akut dapat diobati dengan mudah asalkan benar-benar
bersedia merubah gaya hidup anda menjadi lebih baik dan lebih sehat.
2.2 Jenis Penyakit Magg dan bahayanya
A.
Magg Akut
Maag akut atau secara medis dikenal
sebagai gastritis akut adalah munculnya peradangan secara cepat pada lapisan
lambung. Saat mengalaminya, Anda akan merasakan sakit di bagian perut, yang
umumnya bersifat sementara. Namun bila didiamkan dan terus menerus berulang, maka mungkin
menimbulkan masalah yang lebih berat.
Keluhan yang muncul mendadak dan memburuk
dengan cepat disebut kondisi akut. Hal ini kebalikan dari kronis, yaitu kondisi
atau penyakit yang berjalan lama. Penyakit yang bersifat akut, apabila tidak
diobati, dapat berlangsung terus menerus dalam jangka panjang, sehingga menjadi
kronis. Namun, jika penyakit kronis tidak kambuh dalam waktu yang lama,
kemudian suatu saat kembali kambuh, keluhan ini dapat dianggap bersifat akut
meski penyakit yang mendasarinya bersifat kronis.
B. Magg Kronis
magg kronis
atau disebut juga gastritis kronis adalah gangguan pencernaan akibat dari
peradangan dinding lambung yang muncul secara perlahan dan berkembang dalam
jangka waktu yang lama.
Umumnya, maag kronis
disebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu atau mengonsumsi minuman beralkohol dalam
jangka waktu yang lama, infeksi, sering stres, menderita penyakit tertentu
seperti diabetes dan gagal ginjal, serta gangguan pada sistem imun yang
menyebabkan peradangan pada dinding lambung.
C. Bahaya Penyakit
Magg (gastritis)
Bahaya Penyakit Maag adalah bisa
menimpulkan gejala kanker lambung. Karena itu jika Anda menderita penyakit
maag, jangan dibiarkan. Sebab penyakit maag bisa menjadi parah dan menimpulkan
penyakit lainnya.
Penyakit
maag merupakan kondisi yang sangat mengganggu aktivitas dan bila tidak
ditangani dengan tepat, dapat berakibat fatal. Sakit maag juga paling banyak
dialami oleh mereka yang masih dalam usia produktif. Karena itu penyakit ini
tidak pandang usia, selain itu jika di biarkan akan merusak fungsi lambung. Sakit
maag fungsional adalah sakit maag yang bukan disebabkan oleh gangguan pada
organ lambung melainkan lebih sering dipicu oleh pola makan yang kurang sesuai,
juga faktor psikis dan kecemasan. Bahkan jika ditelaah lebih jauh, penyakit maag
bisa berakibat fatal bagi kesehatan.
Bahaya
penyakit maag juga bisa menjadi salah satu gejala kanker lambung. Sakit maag
yang berulang kali dan tidak sembuh walaupun sudah diobati, lebih baik segera
diperiksakan ke dokter. Sebab itu indikasi bahaya penyakit maag yaitu timbulnya
penyakit kanker.
Menjaga kesehatan lambung bukan saja
untuk menghindari Bahaya Penyakit Maag, tetapi merupakan investasi jangka
panjang terutama menghindari kanker lambung. Pencegahan ini bisa dilakukan
dengan memulai pola makan yang sehat.
2.3 Penyebab timbulnya penyakit Magg (gastritis)
1. Magg Akut
Maag
akut atau gastritis akut terjadi karena adanya
kerusakan pada lapisan lambung. Kerusakan menjadi lebih parah karena iritasi
akibat asam lambung. Secara umum, maag akut bisa disebabkan oleh beberapa
faktor, di antaranya:
- Infeksi bakteri pylori
Bakteri H.
pylori merupakan jenis bakteri yang dapat ditemukan pada saluran
cerna, namun kerap menyerang dan menyebabkan gangguan berupa peradangan pada
lapisan lambung.
- Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid dan kortikosteroid
Obat
obat antiinflamasi nonsteroid dan
kortikosteroid seringkali menjadi penyebab utama terjadinya maag akut. Sebab
obat-obatan ini memang memiliki efek samping utama yang menyerang saluran
pencernaan.
- Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol
Minuman
beralkohol yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan iritasi pada
lambung dan menyebabkan maag akut.
Selain
karena tiga hal di atas, maag akut juga bisa dipengaruhi oleh beberapa kondisi
lain yang jarang terjadi, seperti penyakit autoimun, infeksi virus, gagal ginjal, penyakit Crohn, atausarcoidosis. Beban pikiran atau stres, juga
dinilai dapat memicu timbulnya keluhan ini, akibat produksi asam lambung
berlebih.
2. Magg Kronis
Penyebab maag kronis yang utama
adalah karena penyakit autoimun lambung, bakteri Helicobacter pylori,
obat antiinflamasi non steroid, dan alkohol.
Ketiga penyebab utama tersebut
merupakan penyebab yang sering melukai dinding lambung hingga terjadi tukak
lambung. Namun, masih ada beberapa penyebab maag kronis lainnya yang mempengaruhi.
2.4
Efek karena penyakit Magg
(gastritis)
Gejala yang dirasakan karena
penyakit magg:
Nyeri atau rasa seperti terbakar
pada perut
•
Perut terasa kembung dan terus menerus bersendawa
•
Mual dan muntah-muntah
•
Kehilangan selera makan
•
Ceguka
•
Diare
Adapun penyebab dari timbulnya
penyakit maag antara lain adalah:
•
Efek dari pemakaian obat-obatan tertentu secara terus-menerus (aspirin,
ibuprofen, naproxen)
•
Pemakaian zat-zat kimia seperti kokain
•
Radiasi atau kemoterapi
•
Meningkatnya cairan asam lambung
•
Konsumsi alkohol
•
Terlalu banyak makan atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan panas dan pedas
•
Merokok (penggunaan tembakau)
•
Kopi dan minuman lain yang mengandung kafein
•
Kecemasan dan tingkat stress yang tinggi
2.5
Cara mencegah Penyakit Magg
(gastritis)
Jika Anda kerap mengalami maag, ada beberapa cara yang bisa
dilakukan untuk meredakan kondisi ini, antara lain:
- Hindari makanan yang panas, pedas, dan asam.
- Kurangi konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng.
- Batasi makanan yang tinggi lemak.
- Hindari konsumsi alkohol.
- Hindari minuman yang mengandung kafein.
- Makan sedikit-sedikit tetapi sering.
- Kurangi stres atau kelola stres dengan benar.
- Berhenti merokok.
Ada beberapa jenis makanan untuk meredakan keluhan maag yang dapat Anda konsumsi,
serta menjaga agar penyakit tersebut tidak sering kambuh. Makanan-makanan
tersebut misalnya makanan rendah lemak (dada ayam dan ikan), makanan yang
rendah asam (sayuran), makanan yang mengandung probiotik (yoghurt),
serta makanan tinggi serat (oatmeal, brokoli, wortel, apel).
Maag bisa datang kapan saja. Namun, jika pola makan dan gaya
hidup Anda teratur, maag bisa dihindari. Jika Anda mengalami maag secara
berulang, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara
mengenai keluhan yang dirasakan dan riwayat kesehatan Anda, kemudian
melanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti USG
atau endoskopi. Dengan demikian, dokter dapat
mengetahui kondisi lambung secara lebih jelas, dan dapat memberikan penanganan
yang sesuai.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Gastritis adalah
penyakit yang disebabkan oleh adanya asam lambung yang berlebih atau
meningkatnya asam lambung sehingga mengakibatkan imflamasi atau peradangan dari
mukosa lambung seperti teriris atau nyeri pada ulu hati. Gejala yang terjadi
yaitu perut terasa perih dan mulas. Gastritis dibagi menjadi dua yaitu:
gastritis akut dan kronis. Gatritis Akut (inflamasi mukosa lambung) paling
sering diakibatkan oleh kesalahan. makan terlalu banyak, terlalu cepat, makan
makanan yang terlalu banyak bumbu atau makanan yang terinfeksi. Penyebab lain
termasuk alcohol.
Gastritis bisa
disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total. Gastritis adalah penyakit yang
dapat kambuh apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau
sebab lain. Biasanya untuk meredakan atau menyembuhkannya penderita harus
meminum obat jika diperlukan. Tetapi gastritis dapat di cegah, yaitu dengan
cara makan teratur, makan secukupnya, cuci tangan sebelum makan dan jangan
jajan sembarangan.
3.2
Saran
Dengan adanya
makalah ini kami berharap dapat menambah pengetahuan para pembaca mengenai
penyakit Magg (gastritis). Kami selaku pembaca pula mengharapkan kritik dan
saran bagi para pembaca untuk kebaikan makalah kami.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar