ASKEB KETIDAK NYAMANAN YANG TERJADI PADA IBU HAMIL
ASKEB
KETIDAK NYAMANAN YANG
TERJADI PADA IBU HAMIL
Disusun Oleh:
ASFA ROZA SUIS
ELIZA SEPTIYANI
RIKA ANGGRAILINA
MAYA DIFA AULIA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN TANJUNG KARANG
PRODI DIII KEBIDANAN TANJUNGKARANG
TAHUN AKADEMIK 2014/2015
KATA PENGANTAR
Puja serta puji syukur kehadiratan Allah SWT yang telah memberi
nikmat serta berkah kesehatan, kesempatan yang tidak terhingga bagi kami,
hingga kami bisa menuntut ilmu di kampus kami tercinta politeknik Kesehatan
Tanjungkarnag. Shalawat serta salam selalu tercurah pada Nabi Muhammad SAW yang
telah memberikan hidayah sehingga kami senantiasa dalam arahan yang lurus,
jalan yang diridhohi Allah SWT. Terima kasih kepada semua rekan yang telah
membantu dalam pembuatan makalah “ Ketidaknyamanan dalam Kehamilan dan Cara
Mengatasinya”. Kami berharap kiranya makalah kebidanan ini dapat bermanfaat
bagi kami, bagi mahasiwi kebidanan poltekkes, serta bagi berkembangnya ilmu
kebidanan dimasa yang akan datang. Mohon maaf yang besar jika terdapat kesalah
pada penulisan dan penyampaian materi. Kami sangat berharap atas saran dan
kritik yang membangun agar materi ini jauh lebih baik.
Bandar Lampung, Februari 2015
Penulis
DAFTRA ISI
HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i
KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................ iii
BAB I PENDHULUAN
1.1 Latar Belakang ...................................................................................... 1
1.2 Tujuan Penulis....................................................................................... 3...........
1.3 Rumusan Masalah.................................................................................. 3
BAB II PEMBAHASAN
Ketidak nyamana yang terjadi pada ibu hamil ......................................... 3
1. Trimester I ...................................................................................... 3
2. Trimester II .................................................................................... 13
3. Trimester III ................................................................................... 17
BAB IIIPENUTUP
3.1 Kesimpulan ......................................................................................... 21
3.2 Saran ................................................................................................... 22
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bagi seorang wanita
kehamilan adalah masa yang penuh kebahagiaan , namun adakalanya merupakan masa
yang tidak menyenangkan karena adanya perubahan fisik dan mental. Kehadiran
seorang bayi, terutama bayi pertama selalu merupakan hal yang sangat membuat
ibu dan keluarga gembira. Suatu kehamilan normal biasanya berlangsung 280 hari.
Selama itu terjadi perubahan yang menakjubkan baik pada ibu maupun perkembangan
janin. Janin berkembang dari 2 sel ke suatu bentuk yang mampu hidup diluar
uterus. Hal tersebut akan menyebabkan perubahan dalam tubuh ibu, yang menjadi
penyebab ketidak nyamanan tersebut akibat dari perubahan yang ada ditubuh ibu
seperti perubahan alat genetalia eksterna, genetalia interna dan payudara,
peningkatan hormon yaitu hormon somatomammotropin,estrogen dan progesterone,
psikologis ibu misalnya perhatian dan kasih sayang atas kehamilannya serta
perkembangan janin dari waktu ke waktu. Dari perubahan- perubahan tersebutlah
akhirnya ibu akan mengalami suatu masa yang menyebabkan ibu tidak nyaman dan
merasa terganggu. Umumnya keadaan ini fisiologis terjadi bahkan tidak perlu
menggunakan konsumsi obat-obat tertentu . Namun kadang kala jika tidak di
tangani dengan baik ketidaknyamanan ini akan berubah menjadi keadaan patologi
sehingga dapat mengganggu aktifitas ibu, bahkan dapat membahayakan kehamilan
ibu. Misalnya mual muntah pada ibu hamil, jika tidak diatasi akan menyebab-kan
emesis bahkan bisa menjadi hiperemesis gravidarum. Tentunya akan sangat berbeda
asuhan yang diberikan jika keadaan ibu bertambah parah dan membahayakan
kehamilan, janin bahkan diri ibu tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan
masalah dalam penulisan makalah ini yaitu: Apa – apa saja ketidaknyamanan yang
akan dialami ibu hamil dalam masa kehamilannya? Tindakan apa yang sesuai dengan
ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil?
1.3 Tujuan
Tujuan dalam penulisan
makalah ini yaitu : Untuk mengetahui ketidaknyamanan yang akan dialami ibu
hamil dalam masa kehamilannya, selama Trimester I , Trimester II dan Trimester
III. Untuk mengetahui tindakan yang sesuai dengan ketidaknyamanan pada ibu
tersebut.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Masa awal kehamilan
biasanya menyebabkan rasa tidak nyaman. Contohnya, timbulnya rasa mual dan
kelelahan yang sangat, ini biasanya adalah gejala yang sangat umum terjadi. Gejala
lain, seperti mimisan dan infeksi kandung kemih, sangat jarang terjadi.
Pada bulan keempat
kehamilan, ibu akan merasa jauh lebih baik, biasanya karena tubuh telah
beradaptasi dengan perubahan besar yang terjadi. Sampai saat ini tiba, ibu akan
merasa tenang, karena gejala-gejala yang dirasakan pada trimester pertama
biasanya berarti ibu menjalani kehamilan yang normal yang akan berakhir dengan
baik pula. Mual pada pagi hari dan gejala lain yang dirasakan ibu hamil
pada saat ini biasanya dapat dihadapi dengan baik. Berikut adalah urutan
dari gejala-gejala yang paling sering dialami pada masa trimester pertama
kehamilan.
2.1 Trimester I
a. Mual muntah dan rasa tidak suka pada makanan tertentu
Banyak wanita mengalami mual-mual pada bulan-bulan awal kehamilan. Bahkan
ada yang mengalaminya sampai bulan keenam. Kadang – kadang ini disebut “morning sickness”.
Penyebab :
Secara ilmiah belum diketahui pasti penyebab rasa mual muntah ini. Akan
tetapi, menurut para ahli, yang menjadi penyebab morning sickness ini, antara
lain :
1)
Emosi.
2)
Perubahan kimia atau hormon yang meningkatkan keasaman perut.
3)
Perubahan menurunnya tekanan darah yang tiba-tiba.
4)
Mengkonsumsi banyak makanan berminyak atau mencium sesuatu yang
menyengat.
5)
Kebutuhan protein yang meningkat untuk perumbuhan janin. Jika ibu kurang
makan, maka gula darah dalam tubuh akan rendah, sehingga akan terasa mual,
sakit kepala, dan lelah.
Cara
meringankan/mengatasi :
Jika rasa mualnya
ringan saja, coba sarankan kepada sang ibu untuk mencoba salah satu cara ini:
1)
Menyantap makanan yang memiliki kandungan protein sebelum tidur atau
ketika terbangun di malam hari.
2)
Beberapa ahli nutrisi juga menyarankan suplemen B6 dengan dosis 75-100
mg. Tidak boleh lebih.
3)
Sedikit roti kering, cracker, kripik ataucamilan ringan lainnya saat ibu
pertama kali bangun di pagi hari.
4)
Makan sesuatu yang manis (permen) atau minuman (jus buah) sebelum tidur
malam dan sesudah bangun pagi.
5)
Hindari makanan berminyak atau mengandung banyak rempah-rempah.
6)
Duduk tegak setiap kali selesai makan.
7)
Makan porsi kecil tapi sering, bahkan setiap 2 jam.
8)
Lakukan akupresure untuk menghilangkan rasa mual.
9)
Minum secangkir teh jahe, the mentol atau teh kayu manis 2-3 kali sehari
sebelum makan.
10)
Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara
tiba-tiba.
11)
Hindari menggosok gigi setelah makan.
12)
Hirup udara segar, pastikan cukup udara di dalam rumah.
Tanda-tanda bahaya :
Berikut tanda-tanda
bahaya yang akan terjadi apabila hal ini terjadi secara berlebihan atau tidak
segera diatasi :
1)
Pertambahan berat badan (BB) yang tidak memadai.
2)
Kehilangan BB yang sidnifikan.
3)
Malnutrisi.
4)
Hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan selama kehamilan).
5)
Dehidrasi.
6)
Ketidakseimbangan elektrolit.
7)
Pastikan tidak ada appendicitis dan pancreatitis.
Meskipun ibu hamil
tidak merasa mual, tetapi bisa saja tiba-tiba tidak menyukai suatu makanan
tertentu, seperti kopi dan daging sapi, yang biasanya disebabkan karena baunya
yang tajam. Selama ibu hamil bisa terus makan makanan yang bergizi dan
mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, hal ini bukanlah sesuatu yang harus
dikhawatirkan.
- Pica (ngidam makanan)
Hasrat kuat untuk
makan makanan tertentu.
Penyebab :
1)
Ingin diperhatikan suami dan lingkungan.
2)
Persepsi individu wanita mengenai apa yang bisa meringankan mual dan
muntah dengan rasa asam / karena tubuh membutuhkan vitamin C.
3)
Indra pengecap menjadi tumpul sehingga mencari makanan yang lebih
merangsang.
Jika ibu hamil ngidam
makanan yang bergizi (seperti buncis, telur, buah atau sayuran) maka tidak
perlu khawatiran. Namun ibu ingin makan banyak “makanan pemanis” (seperti
permen, soda atau snack), maka ibu harus cukup makan makanan yang bergizi dulu.
Akan tetapi, ada ibu
hami mengidam bahan nonpangan, seperti kepala botak, kapur, tepung, debu atau
tanah liat. Pada umumnya ini berkaitan dengan kebiasaan. Ada sebagian kelompok
etnik tertentu percaya bahwa bahan-bahan tersebut akan membantu menjaga kesehatan
bayi atau memepermudah proses persalinan. Pada kenyataannya, benda-benda ini
bisa meracuni ibu dan bayinya. Benda-benda ini juga akan memberikan banyak
parasit seperti cacing yang membuatnya sakit. Jika ibu hamil ngidam bahan
nonpangan terus-menerus, berikan kepada bidan atau dokter yang akan merujuk ibu
hamil ke seorang ahli gizi. Oleh karena itu, dukung ibu untuk menyantap makanan
yang kaya zat besi dan kalsium.
- Pembesaran Payudara
Dada wanita hamil akan
jadi lebih besar selama kehamilan karena dipersiapkan untuk bisa memberikan ASI
bagi bayinya jika lahir nanti (laktasi). Kadang-kadang buah dada itu terasa
tidak nyaman atau sakit.
Selama bulan-bulan
terakhir kehamilan, cairan kuning seperti air mungkin akan keluar dari putting
susunya. Cairan itu adalah kolostrum
atau susu pertama bagi bayi. Perubahan yang terjadi berupa :
1)
Nyeri bila ditekan,
2)
Terasa berat dan penuh,
3)
Pembesaran,
4)
Hyperpigmentasi,
5)
Gatal
6)
Perubahan puting susu, dan
7)
Pembentukan colostrum.
Semua itu disebabkan
oleh hormon progesteron, estrogen, somatomamotropin, prolaktin dan melano
stimulating hormon.
- Anemia
Penyebab :
1)
Rendahnya asupan zat besi, yaitu mineral yang membantu tubuh untuk
membuat hemoglobin.
Tanda-Tanda Anemia :
1)
Lemah/lemas
2)
Capek
3)
Kulit Pucat
4)
Terengah-engah
5)
Jantung berdebar-debar
Cara Meringankan/Mengatasi :
1)
Makan makanan yang kaya zat besi.
2)
Konsumsi produk hewani yang rendah kolesterol dan lemaknya. Misalnya,
ikan dan ayam.
3)
Mengkonsumsi sumber makanan vegetarian. Misalnya, kacang-kacangan,
polong-polongan, biji-bijian, kismis, sayur-sayuran dan molase.
4)
Diet harus cukup mengandung kalsium dan vitamin C untuk meningkatkan
kemampuan tubuh menyerap zat besi. Misalnya, susu, jeruk, tomat, kentang,
brokoli, serta bawang putih.
5)
Diet yang diseimbangkan dengan nutrisi.
6)
Mengkonsumsi tambahan vitamin dan mineral yang mengadung zat besi.
7)
Istirahat yang cukup. Sedikitnya ibu hamil tidur selam 8 jam dimalam
hari.
8)
Berolahraga yang teratur.
9)
Hindari kegiatan yang berlebihan.
Tanda-Tanda
Bahaya : Ibu dan bayi rentan terhadap perdarahan selama atau sesudah
persalinan.
- Selalu Merasa Mengantuk
Beberapa wanita hamil
selalu merasa mengantuk sepanjang hari.
Ini hal yang paling umum terjadi selama 3 bulan pertama.
Sangat normal bagi wanita
hamil untuk merasa mengantuk. Tubuh mereka memang mengisyaratkan agar mereka
menurunkan aktivitas dan banyak beristirahat. Namun jika di titik ini ibu hamil
merasa lelah, mungkin dia punya masalah lain seperti sakit, depresi atau
anemia.
- Ptyalism (Salivasi/ kelenjar liur yang berlebihan)
Hal ini meningkat
sejak 2-3 minggu usia kehamilan dan berhenti saat persalinan.
Patogenesis tidak diketahui,
mungkin disebabkan oleh :
1)
Meningkatnya keasaman mulut oleh asupan pati yang akhirnya menstimulasi
kelenjar salivary untuk meningkatkan sekresi.
2)
Ptyalism sering juga menimbulkan mual, sehingga ibu hamil sering
menghindari makan.
- Pening
Pening merupakan salah
satu rasa tidak nyaman yang dialami ibu hamil pada umumnya, terutama jika ibu
duduk atau berdiri terlalu cepat. Hal
ini akan lebih sering dialami lagi pada saat hamil tua.
Penyebab :
1)
Kelebihan cairan dalam aliran darah membuat darah mengalir lebih lambat.
Akibatnya, sistem pembuluh darah ibu hamil perlu waktu lebih lama untuk
menyesuaikan terhadap perubahan posisi.
Cara
Meringankan/Mengatasi:
1)
Bergerak dengan perlahan ketika berganti posisi, sehingga aliran darah
dapat berjalan lancar.
2)
Berbaring dengan posisi sim. Posisi ini akan memperbaiki aliran darah ibu
hamil dengan cepat.
3)
Jika ibu tidak dapat berbaring miring, cobalah untuk duduk dengan kepala
lebih rendah.
h.
Pusing / Sakit Kepala
Gejala-gejala :
1)
Pucat,
2)
Mual,
3)
Pening,
4)
Sakit kepala sebelah (Migren),
5)
Sakit kepala ini ditandai dengan rasa kaku pada kepala atau leher.
6)
Sensitive terhadap cahaya, suara, dan gerakan tiba-tiba.
Penyebab :
1)
Vasokonstriksi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah pada otak untuk
sementara waktu.
2)
Akibat kontraksi otot/spasme otot (leher, bahu dan penegangan pada
kepala), serta keletihan.
3)
Tegangan mata sekunder terhadap perubahan okuler, dinamika cairan syaraf
yang berubah.
Tanda-tanda bahaya :
1)
Sakit kepala diakhir masa kehamilan adalah tanda bagi preklamsi,
khususnya jika terdapat hipertensi atau pembengkakan di wajah atau tangan.
2)
Persendian yang memerah dan membengkak.
3)
Rasa sakit yang tak tertahan.
4)
Tanda-tanda anemia dengan rasa sakit dipersendian.
a)
Sakit Kepala Migren
Cara Meringankan/Mengatasi :
1)
Teknik relaksasi.
2)
Memassase leher dan otot bahu.
3)
Penggunaan kompres panas/es pada leher.
4)
Istirahat yang cukup.
5)
Mandi air hangat.
6)
Olahraga yang teratur.
7)
Hindari makanan yang dapat memicu migren pada orang-orang yang rentan
terhadap masalah ini. (Misalnya: coklat, minuman berkafein, anggur merah,
daging merah, keju dan daging awetan).
8)
Makan yang teratur, terutama pada saat-saat yang penuh tekanan.
9)
Hindari situasi yang dapat memicu migren (sengatan matahari dan kurang
tidur).
10)
Minum banyak jus buah atau air putih.
b)
Sakit Kepala Tegang
Cara Meringankan/Mengatasi :
1)
Periksa penyebab ketegangan. Jika hal ini terjadi karena cita-cita dan
kekhawatiran ibu terhadap kehamilannya (tekanan), maka sheringkan/bicarakan
dengan suami, keluarga atau konselor yang dapat membantu dalam mengambil
keputusan.
2)
Periksa penyebab fisik dari ketegangan otot.
3)
Hindari situasi yang penuh stres.
4)
Hindari harapan yang tidak realistis.
5)
Lakukan pijatan bahu, wajah, sentuhan lembut, dll.
6)
Minum secangkir the herbal atau segelas susu.
i.
Gangguan Keseimbangan
Penyebab :
1)
Pusat gravitasi ibu hamil yang telah berubah. Hal ini dikarenakan
pertambahan berat sangat cepat dan
pertambahan ini lebih banyak di depan pusat tubuh ibu. Jadi tidak heran
bila ibu mudah kehilangan keseimbangan.
2)
Hormon relaksin. Hormon ini dapat
mempengaruhi tulang rawan pada bagian lain dari tubuh ibu. Banya ibu-ibu hamil
berkomentar bahwa pergelangan kaki dan lutut terasa lebih lemah, sehingga
mereka kehilangan keseimbangan karena sendi seakan melekuk.
Cara Meringankan :
1)
Ikut kelas persiapan kehamilan untuk membantu memperkuat otot-otot kaki
dan pergelangan kaki.
2)
Jika tidak bisa mengikuti kelas persiapan, lakukan sendiri gerakan kaki
melingkar dengan posisi duduk.
3)
Ketika bangun dari posisi berbaring, duduk atau jongkok, berpegangalah
pada obyek yang tetap, seperti ujung-ujung lemari atau kursi yang berat.
4)
Hindari aktivitas yang membutuhkan keseimbangan prima, seperti bersepeda
dan ski.
j.
Kelelahan
Kelelahan merupakan
cara tubuh memberi tanda pada ibu hamil untuk memperlambat aktivitas dan
bersantai selama bulan-bulan kritis tumbuh kembang janin. Menjelang kehamilan
34 minggu volume cairan dalam darah meningkat sekitar 42%, karena diperlukan
sirkulasi darah yang lebih besar untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan bayi
dan mengeluarkan sisa pencernaan.
Penyebab :
1)
Anemia.
2)
Aliran darah yang lebih lambat.
3)
Sesak napas.
Dari ketiga penyebab ini
mengakibatkan ibu kekurangan oksigen yang diperlukan untuk ibu maupun bayinya.
Cara meringankan/mengatasi :
Pilih salah satu kegiatan berikut
dan lakukan selama 20-30 menit, 3 atau 4 kali seminggu :
1)
Berjalan.
2)
Berenang
3)
Ikuti kelas persiapan kelahiran.
4)
Lakukan beberapa regangan dan latihan kaki serta lengan.
5)
Diet harus mencakup sejumlah besar protein dan karbohidrat.
6)
Sediakan cemilan bergizi (seperti cracker yang rendah garam tapi kaya
serat, buah-buahan dan sari buah, keju, susu, yogurt, dll).
7)
Konsumsi suplemen zat besi.
8)
Berbaring dengan kaki terangkat lebih tinggi dari jantung selama 15
menit.
9)
Tidur siang.
10)
Hindari obat-obatan yang tidak disarankan oleh dokter atau bidan.
11)
Hindari asupan kafein yang berlebihan.
k.
Konstipasi
Penyebab :
Dengan adanya peningkatan hormon
progesteron, maka terjadi penurunan motilitas usus sehingga makanan dalam usus
menjadi lama yang menyebabkan reabsorbsi air lebih banyak, feses jadi kering
dan keras, maka tejadilah konstipasi/obstifasi.
Cara Meringankan/Mengatasi :
1)
Banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.
2)
Makan segala jenis padi-padian (dari beras merah, beras putih, gandum
putih, dsb)
3)
Minum sedikitnya 8 gelas air putih sehari.
4)
Berjalan, bergerak dan berlatih setiap hari.
5)
Dapat pula mengkonsumsi jamu-jamuan yang dapat melunakkan feses atau
membuat licin (seperti yang terbuat dari benih psilium atau buah-buahan dan
sayur-sayuran yang mengandung serat)
- Leucorrhea
Penyebab
1)
Peningkatan sejumlah lendir dan kelenjar endoservical sebagai akibat dari
peningkatan kadar estrogen.
2)
Perubahan peningkatan sejumlah glikogen pada sel epitel vagina menjadi
asam laktat oleh doderlein basilus.
Cara meringankan :
1)
Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari.
2)
Memakai pakaian dalam yang terbuat dari katun agar lebih kuat daya
serapnya.
3)
Hindari pakaian dalam yang terbuat dari nilon.
Terapi:
1)
Hindari pencucian vagina (douching).
2)
Gunakan bedak tabur untuk mengeringkan (polider), tetapi jangan terlalu
berlebihan.
Tanda-tanda bahaya :
1)
Jika sangat banyak,/ berbau menyengat/ warna kuning/ abu-abu (servicitis,
vaginitis).
2)
Penegluaran cairan (selaput ketuban pecah).
3)
Perdarahan pervagina (abruption plasenta, placenta previa, lesi pada
servix/ vagina, bloody show).
- Sakit Punggung Bagian Atas.
Terjadi pada trimester
I kehamilan.
Penyebab :
1)
Meningkatnya ukuran dan volume payudara yang merupakan salah satu tanda
presuratif kehamilan.
2)
Pembesaran mungkin menghasilkan ketegangan otot jika payudara tidak cukup
ditopang.
Cara
meringankan/mengatasi :
1)
Pakailah bra yang pas dan menopang
2.2 Trimester II
a. Miksi Sering (Nocturia)
Keluhan yang juga sering
muncul di trimester III adalah seringnya buang air kecil (BAK). Dorongan untuk
bolak-balik ke kamar mandi inilah yang mau tidak mau akan mengganggu
kenyenyakan tidur si ibu.
Penyebab :
1)
Adanya tekanan pada vesika urinaria oleh pembesaran uterus, sehingga
bentuk vesika urinaria berubah dan akibatnya vesika urinaria cepat penuh dan
timbul rangsangan untuk BAK.
2)
Hypersensitifitas vesika urinaria karena vascularisasi dan kongesti.
Vesika urinaria cepat terangsang untuk BAK karena dipengaruhi hormon estrogen.
3)
Meningkatnya hormon progesteron menyebabkan motilitas vesika urinaria
menurun sehigga tidak kuat memompa urine keluar. jadi, setiap kali BAK tidak
semua urine keluar (ada tersisa), sehingga vesika urinaria cepat penuh.
4)
Produksi urine yang banyak karena peningkatan cardiac output yang
diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan O2 ibu dan janin. GFR
(Glomerulo Filtrasi Rate) adalah 20% dari cardiac output, jadi karena CO
meningkat, sehingga produksi urine juga banyak.
Cara meringankan :
1)
Tidak minum 2-3 jam sebelum tidur.
2)
Kosongkan kandung kemih sesaat sebelum berangkat tidur.
3)
Perbanyak minum pada siang hari agar kebutuhan cairan ibu tetap
terpenuhi.
4)
Jangan kurangi minum pada malam hari kecuali jika nocturia mengganggu
tidur dan menyebabkan keletihan.
5)
Batasi minum bahan diuretic alamiah seperti kopi, teh, cola dengan kafein
dll.
Tanda bahaya
Wanita hamil menghadapi resiko
lebih besar terhadap infeksi saluran kemih dan pyelonephritis karena ginjal dan
kandung kemih mengalami perubahan.
b. Gas
Sering ketut adalah efek samping
kehamilan yang umum dan kadang-kadang memalukan.
Penyebab :
Beban janin yang
sedang tumbuh menekan usus, sehingga membuat usus bergerak lebih lambat,
diperberat karena adanya perubahan hormon yang juga terjadi dalam tubuh.
Cara meringankan/mengatasi :
1)
Setiap pagi mengkonsumsi minuman hangat, seperti jus jeruk hangat.
2)
Olahraga yang teratur (berjalan / berenang beberapa kali setiap minggu).
Ini dapat membantu tubuh ibu menghilangkan gas.
3)
Olahraga lain (memutar panggul, menekuk bokong dan posisi lutut dada).
c. Insomnia
Penyebab:
1)
Perasaan gelisah, kuatir atau pun bahagia.
2)
ketidaknyamanan fisik seperti membesarnya uterus, pergerakan janin,
bangun di tengah malam karena nocturia, dyspnea, heartburn, sakit otot, stress
dan cemas
3)
Cara meringankan/mengatasi:
4)
Gunakan teknik relaksasi.
5)
Mandi air hangat.
6)
Minum-minuman hangat (susu, the dengan susu) sebelum pergi tidur.
7)
Melakukan aktivitas yang tidak menstimulasi sebelum tidur.
8)
Hindari obat-obatan tidur (dapat emlintasi sawar plasenta)
Tanda-tanda bahaya:
1)
Keletihan yang berlebihan.
2)
Tanda-tanda depresi.
d. Hemorhoid (Wasir)
Hemorhoid adalah
pembengkakan pembuluh vena disekitar anus. Rasanya bisa terbakar, sakit atau perih.
Kadang-kadang pembuluh ini mengeluarkan darah ketika BAB, khususnya jika ibu
hamil mengalami konstipasi.
Penyebab :
1)
Tekanan pada daerah panggul makin meningkat, sehingga darah lebih sulit
mengalir keluar-masuk daerah tersebut.
2)
Peningkatan jumlah cairan dalam aliran darah akan semakin memperlambat
sirkulasi.
3)
Genetik. Lemahnya saluran pembuluh darah bersifat menurun, jadi jika satu
atau kedua orang tua menderita wasir atau varises, maka keturunannya cenderung
akan mengalami hal yang sama.
Wasir dapat terjadi di
dalam atau menonjol keluar dari lubang anus. Wasir dapat menyebabkan
perdarahan, gatal, dan rasa nyeri atau bisa juga tidak ada gejalanya sama
sekali.
Cara Meringankan/Mengatasinya :
1)
Mengkonsumsi banyak buah dan sayuran.
2)
Minum banyak cairan.
3)
Jangan terlalu banyak duduk atau berdiri. Karena hal ini akan membuat
hemorhoid semakin parah.
4)
Ketika BAB, letakkan kaki di atas bangku atau kotak kecil. Posisi ini
akan membuat kaki lebih tinggi dan menghindari peregangan berlebihan.
5)
Untuk meringankan pembengkakan dan rasa tidak nyaman, naikkan panggul
dengan menggunakan posisi lutut dada atau berbaring dengan punggung di lantai
dan mengganjal panggul dengan bantal. Dengan posisi ini, usapkan kapas dengan witch hazel dingin pada anus ibu. Witch Hazel membantu mengecilkan wasir,
sedangkan posisi menungging akan memperlancar kelebihan darah untuk
bersirkulasi dengan lebih efisien.
6)
Berkonsultasi dengan
dokter atau bidan sebelum menggunakan obat antiwasir.
e. Heart burn
Mulai terasa selama
trimester kedua dan makin bertambah bersamaan dengan tambahnya usia kehamilan,
hilang saat persalinan. Heart burn istilah lain untuk regurgitasi/refluks.
Kandungan asam gastric (asam klorida dalam lambung) pada esophagus bagian bawah
oleh peristaltic balik.
Penyebab :
1)
Keadaan sesak dalam perut dan meningkatanya keasaman perut karena
perubahan hormon.
2)
Menurunnya motilitas saluran cerna dihasilkan dari relaksasi otot polos,
yang kemungkinan karena meningkatnya progesteron dan tekanan uterus.
3)
Kehilangan ruang fungsi lambung karena tempatnya digantikan dan ditekan
oleh pembesaran uterus.
Cara meringankan/mengatasi :
1)
Makan sedikit tapi sering.
2)
Hindari makanan berlemak terlalu banyak, makanan yang digoreng/ makanan
yang berbumbu merangsang.
3)
Hindari rokok, kopi, alcohol, cokelat (mengiritasi gastric).
4)
Hindari berbaring setelah makan.
5)
Hindari minuman selain air putih saat makan.
6)
Tidur dengan kaki ditinggikan, sikap tubuh yang baik.
7)
Lakukan posisi lutut-dada,peregangan lengan Super-Dooper.
8)
Hindari obat antacid yang terbuat dari bahan lain selain kalsium.
Tanda-tanda bahaya :
1)
Kehilangan berat badan/keletihan yang amat berat.
2)
Nyeri epigastrium disertai sakit kepala hebat, hipertensi dan edema
patologis pada trimester III (preeklampsia).
3)
Nyeri perut yang hebat (abruption placenta, persalinan prematur,
appendicitis)
2.3 Trimester III
a. Jari-Jari Baal
Selam hamil tua,
beberapa wanita mengalami kekebalan dan kesemutan pada jari-jarinya. Kondisi
ini, yang kadang-kadang disertai dnegan kaku sendi, disebut sindrom carpal
tunnel karena disebabkan oleh tekanan pada saraf karpal di pergelangan tangan
ibu hamil. Tekanan berasal dari perubahan cairan dan aliran darah yang biasa
terjadi selama kehamilan di jaringan lengan ibu hamil
Cara mengurang/mengatasi :
1)
Hindari tidur berbantalkan lengan.
2)
Lakukan peregangan lengan Super-Dooper (dibawah),
3)
Lakukan pijatan pada jari (di bawah).
b. Susah Tidur
Jika seorang wanita
tidak bisa tidur karena merasa tidak nyaman atau gelisah, akan membantu jika :
1)
Dia berbaring menyamping dengan menaru sesuatu yang nyaman diantara kedua
lututnya dan punggung bagian bawahnya. Dia bisa menggunakan sebuah bantal,
gulungan pakaian, daun-daun pisang, atau alas lainya.
2)
Seseorang memberinya sebuah pijatan.
3)
Minum the-the herbal yang dapat membantunya tidur.
Pertengkaran,
kekhawatiran dan ketidak-bahagiaan dalam rumah atau keluarga juga dapat membuat
wanita hamil susah tidur. Kalau bisa keluarga harus menghindari apapun yang
memicu perdebatan sebelum tidur.
c.
Pembesaran Pembuluh Darah/Varises (Varicose Veins)
Pembengkakan pembuluh
darah vena biru yang tampak dikaki atau alat kelamin wanita hamil disebut
Varicose Vein.
Kadang-kadang pembuluh
vena ini terasa sakit. Jika pembengkakan pembuluh vena terdapat di kaki, akan
lebih baik jika ibu sering meletakkan kaki sejajar dengan pantat. Stocking yang
ketat atau perban elastik bisa juga membantu meredakan pembengkakan ini.
Jika pembengkakan
pembuluh vena terjadi disekitar alat kelamin, hal ini dapat menyebabkan masalah
perdarahan ketika keluar saat melahirkan cara mengatasinya dengan meletakkan
daun kubis dingin di alat genitalia eksterna.
d. Edema
Pembengkakan kaki
sangat umum terjadi, khususnya pada sore hari atau dalam cuaca panas.
Pembesaran kaki ini biasanya tidak berbahaya, namun pembesaran yang keterlaluan
saat ibu terbangun dipagi, atau pembesaran tangan dan wajah setiap saat, bisa
menjadi tanda-tanda preklamsia.
Penyebab :
1)
Simpanan cairan meningkat 42% selama kehamilan akibat perubahan hormon
2)
Kongesti sirkulasi pada ekstremitas bawah.
3)
Peningkatan kadar permeabilitas kapiler.
4)
Tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelvic ketika duduk/ pada vena
cava inferior ketika berbaring.
Cara meringankan atau
mengatasi:
1)
Meletakkan kaki sejajar pantat selama beberapa menit minimal 2 atau 3
kali sehari
2)
Meringankan konsumsi makanan berkemasan yang banyak sekali mengandung
garam-garaman dan minum lebih banyak air atau jus buah.
3)
Ketika beristirahat berbaringlah miring ke kiri
4)
Berjalan dan berenang selama 4 atau 5 kali seminggu.
5)
Minum 8 gelas air putih dalam sehari.
e.
Nyeri Panggul
Penyebab :
1)
Dengan bertambah besarnya janin maka ia menekan saraf dan sendi-sendi
yang tidak terbiasa dengan beban yang terlalu berat.
2)
Adanya hormon relaksin yang memperlunak tulang rawan pada sendi panggul
sehingga tulang agak meregang dan tersedia tempat yang cukup bagi janin.
3)
Akan terasa lebih nyeri karena sendi sakroiliaka yang tehubung pada
bagian belakang panggul relaks dan menekan saraf sakro illiakus.
Akibat yang
ditimbulkan :
·
Pinggul rasa nyeri
·
Kejang
·
Charley horses pada bokong,paha,dan panggul
Cara meringankan atau
Mengatasi :
·
Hindari membawa barang-barang berat.
·
Hindari aerobik high-impact dan olah raga lain yang memberikan ketegangan
atau beban pada panggul atau lutut.
·
Lakukan gerak jembatan, posisi lutut-dada,berlutut memutar panggul,dan
memutar lutut.
·
Lakukan pijatan punggung bagian bawah atau letakkan kantung air panas
atau es pada titik tekanan punggung bagian bawah.
f.
Sesak nafas
Penyebab :
1)
Ibu perlu menyerap lebih banyak oksigen dan mengeluarkan karbondioksida
dibandingkan sebelumnya karena bernafas untuk dua orang.
2)
Janin menekan organ-organ perut ke arah dada menekan diafragma,sehingga
paru-paru ibu tidak dapat mengembang penuh seperti semula karena ruang untuk
mengembang lebih sempit.
Cara meringankan :
1)
Melakukan latihan untuk meningkatkan kapasitas paru-paru ibu dengan
bernafas berdiri dan duduk.
2)
Hindari perjalanan dari rendah ke tinggi.
3)
Hindari latihan aerobik.
g.
Sakit punggung bagian bawah
Terjadi pada trimester kedua dan
ketiga kehamilan
Dasar anatomis dan fisiologis
(Penyebab):
1.
Kurvatur dari vertebra umbosacral yang meningkat saat uterus terus
membesar.
2.
Spasme otot karena tekanan terhadap akar syaraf.
3.
Kadar hormon yang meningkat, sehingga cartilage didalam sendi-sendi besar
menjadi lembek.
4.
Keletihan
Cara meringankan:
1)
Gunakan body mekanik yang baik untuk mengangkat benda.
2)
Hindari sepatu atau sandal hak tinggi.
3)
Hindari mengangkat beban yang berat.
4)
Gunakan kasur yang keras untuk tidur.
5)
Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung.
6)
Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi
darah menjadi terhambat.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Selama masa kehamilan,
ada beberapa hal yang akan dialami oleh ibu hamil, terutama rasa tidak nyaman
akan perubahan-perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, perlunya bagi ibu hamil
untuk mengetahui penyebab dari ketidaknyamanan tersebut dan tanda-tanda bahaya
sehingga dapat dikurangi/diatasi. Berikut beberapa ketidaknyamanan pada masa
kehamilan tersebut antara lain :
1.
Trimester I
a. Mual muntah dan rasa tidak suka pada makanan tertentu
b. Pica (ngidam makanan)
c. Pembesaran Payudara
d. Selalu Merasa Mengantuk
e. Anemia
f.
Ptyalism (Salivasi/ kelenjar liur
yang berlebihan)
g. Pening
h. Pusing / Sakit Kepala
i.
Kelelahan
j.
Konstipasi
k. Leucorrhea
l.
Sakit Punggung Bagian Atas, dsb.
- Trimester II
a. Gas
b. Miksi Sering (Nocturia)
c. Insomnia
d. Hemorhoid (Wasir)
e. Heart burn, dsb.
3.
Trimester III
a.
Jari-Jari Baal
b.
Susah Tidur
c.
Pembesaran Pembuluh Darah/Varises (Varicose Veins)
d.
Nyeri Panggul
e.
Edema
f.
Sesak nafas
g.
Sakit punggung bagian bawah, dsb.
Yang perlu ibu lakukan
dalam mengatasi atau mengurangi rasa tidak nyaman ini adalah dengan mencoba untuk rileks dan minta bantuan
pada yang ahli.
3.2 Saran
Sebaiknya
ibu hamil tidak perlu kuatir terhadap perubahan-perubahan yang terjadi selama
masa kehamilan. Yakinlah kalau kehamilan merupakan sebuah anugerah dan tidak
semua perempuan mendapat kesempatan memperoleh anugerah istimewa itu. Jadi,
jalani kehamilan dengan relaks dan penuh syukur. Biarkan tubuh berubah sesuai
tuntutan kehamilan itu sendiri. Tak perlu takut tubuh melar, karena semuanya
itu bisa diatasi dengan menyesuaikan diri dan penampilan. Sikap relaks membuat
segalanya terasa lebih ringan.
Mendengarkan alunan
musik favorit terbukti amat membantu kondisi ibu lebih tenang dan nyaman. Namun
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya jenis musik yang cocok,
intensitas dan suasana. Melalui terapi ini, perasaan dan pikiran ibu hamil akan
digiring untuk lebih tenang hingga ia bisa lebih relaks menjalani kehamilannya
dan mudah tidur.
DAFTAR PUSTAKA
Jimenez, Sherry LM. Kehamilan Yang Menyenangkan. 2000.
Jakarta : ARCAN
www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/
www.inspiredkidsmagazine.com
Komentar
Posting Komentar